KLUNGKUNG, Radar Bali.id – Angin kencang dan cuaca ekstrem tak mampu menghentikan langkah gemilang tim paralayang Kabupaten Klungkung. Dengan mental baja dan strategi matang, mereka berhasil menorehkan sejarah baru dengan merebut gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke-XVI Tahun 2025.
Tampil di kandang sendiri, tim tuan rumah berhasil mengumpulkan 4 medali emas dan 4 perunggu, menjadikan Bukit Buluh, Desa Gunaksa, sebagai saksi bisu dominasi mereka.
Pelatih tim, I Komang Gede Arta Susila, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menceritakan betapa para atlet berjuang keras di tengah kondisi yang penuh tantangan. "Kami sempat dihantam angin kencang, tapi para atlet tetap fokus dan berhasil mengeksekusi dengan baik. Ini bukti hasil latihan keras mereka," ungkap Komang.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, termasuk masyarakat yang selalu memberikan semangat. Hal ini diamini oleh Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, yang menyampaikan rasa syukurnya. "Dari 8 emas yang diperebutkan, kami berhasil membawa pulang 4 di antaranya. Ini menjadi kebanggaan besar bagi Klungkung, apalagi kita menjadi tuan rumah," ujar Gde Anom. "Terima kasih banyak kepada tim paralayang yang telah melampaui target."
Berikut adalah daftar lengkap peraih medali dari tim paralayang Klungkung:
- Emas:
- I Gede Bayu Sukrana (Ketepatan Mendarat Perorangan)
- I Gede Bayu Sukrana & Darumaka Rajasa (Ketepatan Mendarat Beregu)
- Cleo Ali Ibrahim (Lintas Alam Jarak Terbatas Perorangan)
- Cleo Ali Ibrahim & Darumaka Rajasa (Lintas Alam Jarak Terbatas Beregu)
- Perunggu:
- Darumaka Rajasa (Ketepatan Mendarat Perorangan)
- Darumaka Rajasa & I Gede Bayu Sukrana (Ketepatan Mendarat Tandem)
- Darumaka Rajasa (Lintas Alam Jarak Terbatas Perorangan)
- Darumaka Rajasa & Cleo Ali Ibrahim (Lintas Alam Jarak Terbatas Tandem)
Kedua opsi di atas bisa Anda sesuaikan dengan gaya penulisan yang Anda inginkan. Opsi pertama lebih ringkas dan langsung ke inti, sementara opsi kedua lebih kaya dengan detail dan gaya bercerita.[*]
Editor : Hari Puspita