Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bersiap Sejak Sekarang, Buleleng Targetkan Peringkat Terbaik di Porjar Bali 2026, Ini yang Dilakukan

Francelino Junior • Selasa, 9 September 2025 | 13:25 WIB
BERSIAP LEBIH DINI : Bupati Sutjidra sudah menargetkan 190 emas pada Porjar Bali 2026, meski 2025 belum berakhir.( Foto: Pemkab Buleleng untuk Radar Bali)
BERSIAP LEBIH DINI : Bupati Sutjidra sudah menargetkan 190 emas pada Porjar Bali 2026, meski 2025 belum berakhir.( Foto: Pemkab Buleleng untuk Radar Bali)

 

SINGARAJA, Radar Bali.id– Meskipun Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026 masih setahun lagi, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, sudah memasang target ambisius: mengubah medali perunggu menjadi emas.

Target ini ditetapkan menyusul pencapaian Kontingen Buleleng yang berhasil meraih peringkat ketiga di Porjar Bali 2025.

Pada ajang Porjar Bali 2025, Kontingen Buleleng yang berkekuatan 1.035 atlet sukses meraih 134 medali emas, 139 perak, dan 190 perunggu, menempatkan Buleleng di bawah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

"Tahun depan, target kita adalah mengubah 190 perunggu itu menjadi emas," tegas Bupati Sutjidra .

Untuk merealisasikan target tersebut, Bupati Sutjidra telah menginstruksikan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga serta berbagai cabang olahraga untuk segera melakukan pembibitan dan pengamatan terhadap atlet-atlet pelajar yang berpotensi. Langkah ini dinilai krusial dalam mempersiapkan kontingen terbaik untuk Porjar 2026.

"Harus punya target. Kalau tidak, akan tetap stagnan. Jadi, kita harus punya semangat dan membidik yang terbaik," tambahnya, menunjukkan optimisme di tengah persaingan ketat dengan kabupaten lain.

Bonus untuk Motivasi Berprestasi

Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi, pemerintah Kabupaten Buleleng juga telah mengumumkan bonus total senilai Rp1,8 miliar bagi atlet, pelatih, dan ofisial yang berprestasi. Bonus ini tidak hanya diberikan kepada para peraih medali di Porjar, tetapi juga bagi mereka yang berprestasi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov).

Pada O2SN, Buleleng berhasil merebut juara umum kedua dengan 11 medali dan meloloskan delapan atlet ke tingkat nasional. Sementara itu, di ajang Peparprov, kontingen Buleleng mengumpulkan 13 medali, terdiri dari lima emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Nominal bonus yang diberikan bervariasi, dengan peraih medali emas tingkat provinsi mendapatkan hingga Rp2 juta perorangan. Sementara itu, peraih perak dan perunggu juga akan mendapatkan bonus bervariasi, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta. Pelatih dan ofisial juga mendapat apresiasi dengan bonus hingga Rp1,5 juta per medali yang berhasil diraih oleh anak didiknya.

"Bonus ini sebagai bentuk penghargaan, motivasi, sekaligus dorongan agar atlet terus meningkatkan prestasi untuk Buleleng," pungkas Bupati Sutjidra.[*]

 


Editor : Hari Puspita
#olahraga #buleleng #Porjar Bali