DENPASAR, RadarBali.id - Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali ke-XVI tahun 2025 sukses menjadi ajang pembuktian prestasi atlet muda dengan mencatatkan lebih dari 20 rekor baru di berbagai cabang olahraga, seperti atletik, renang, dan panjat tebing. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pembinaan atlet di Bali.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka, mengapresiasi kerja keras para atlet dan pengurus cabang olahraga.
"Melihat hasil Porprov Bali 2025 dengan adanya beberapa nomor pemecahan rekor, pastinya kami ingin mengapresiasi kepada cabor yang terukur, seperti renang, yang sudah mampu melakukan pembinaan," ujar Tri Candra Arka. "Kami sangat berharap dengan pemecahan rekor Porprov ini, cabor mampu mempersiapkan atletnya lebih matang lagi," imbuhnya.
Atletik dan Renang Sumbang Rekor Terbanyak
Di cabang atletik, sejumlah atlet berhasil memecahkan rekor Porprov sebelumnya:
- Ni Putu Ritnayanti (Badung) mencatat rekor baru di nomor lari 100 meter putri dengan waktu 11,94 detik.
- I Made Arya Purwadinata (Badung) memecahkan rekor lari 200 meter putra dengan waktu 21,96 detik.
- Evendy Lodwik Javia Solle (Denpasar) mengukir sejarah di nomor jalan cepat 20 km putra dengan waktu 1:55:59,62.
- Anak Agung Gede Arsa Putra (Denpasar) mencatat rekor di nomor 400 meter putra dengan waktu 50,46 detik.
- Ayu Agung Kurnia Yanti (Badung) memecahkan rekor di nomor 400 meter putri dengan waktu 56,11 detik.
Di cabang renang, dominasi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung terlihat jelas dengan rekor-rekor yang tercipta:
- I Komang Gede Mas Dekotama Putra (Denpasar) memecahkan dua rekor di nomor 100 meter gaya bebas putra (00:52.15) dan 50 meter gaya bebas putra (00:23.84). Ia juga bagian dari tim estafet 4x100 meter gaya bebas putra yang mencatat rekor baru (03:33.35).
- Pande Made Iron Digjaya (Badung) mencatat rekor baru di nomor 50 meter gaya dada putra (00:29.35).
- Muhammad Hassan Mushthapa Pronos (Badung) mencatat waktu tercepat di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra (00:55.63) dan mengantar tim estafet 4x100 meter gaya ganti putra memecahkan rekor (03:53.67).
- Di sektor putri, atlet Badung Dwiayaning Aprillia Putri mencatat rekor di nomor 800 meter gaya bebas putri (09:33.35), sementara Lilly Kartina Beales memecahkan rekor 50 meter gaya bebas putri (00:26.89).
Kejutan dari Panjat Tebing, Dua Atlet Pecahkan Rekor Dunia
Kejutan terbesar datang dari cabang panjat tebing, di mana dua atlet muda berhasil mencetak rekor dunia di nomor speed world record.
- Ni Made Maylia Ardani Putri (Buleleng) mencatat waktu 9.191 detik di nomor putri.
- Wisnu Wahyu Golden (Gianyar) menembus finis dengan waktu 6.555 detik di nomor putra.
Pencapaian luar biasa ini menempatkan mereka di puncak klasemen dan membuka peluang masuk ke kancah nasional dan internasional. Tri Candra Arka berharap pembinaan atlet terus berlanjut. "Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pengurus, pelatih, dan atlet yang telah mampu memecahkan rekor. Peningkatan ini sudah sangat terlihat," pungkasnya.
Dengan total lebih dari 20 rekor baru, Porprov Bali XVI 2025 menjadi bukti nyata kemajuan olahraga di Pulau Dewata dan sinyal positif bahwa Bali memiliki fondasi kuat untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di panggung dunia..[*]
Editor : Hari Puspita