Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bukan Cuma "Ronaldo Arab" dan Tiga Bintang Eropa, Taktik Herve Renard Jadi Momok Timnas Indonesia

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:38 WIB
THE GREEN FALCON - Skuad Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
THE GREEN FALCON - Skuad Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

RADAR BALI – Duel antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 9 Oktober dini hari WIB akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda.

Di atas kertas, Arab Saudi datang dengan status unggulan, diperkuat deretan pemain bintang yang siap menghancurkan pertahanan Indonesia.

Namun, bukan hanya kekuatan individu para pemainnya, taktik cerdas dari pelatih Herve Renard justru menjadi ancaman terbesar.

Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert harus mewaspadai lima pemain kunci yang diprediksi akan menjadi motor serangan The Green Falcons:

1. Ayman Yahya (Al Nassr): Winger Muda Rekan Setim Cristiano Ronaldo

Meski baru 23 tahun, Yahya adalah ancaman nyata di sisi kiri.

Kecepatan dan kelincahannya akan menguji kerja keras Calvin Verdonk, Shayne Pattynama, atau Dean James.

Akselerasi Yahya bisa menjadi kunci untuk membongkar pertahanan Indonesia yang solid.

2. Salem Al-Dawsari (Al Hilal): "Ronaldo Arab" yang Penuh Pengalaman

Kapten tim yang dijuluki "Ronaldo Arab" ini tetap harus diwaspadai, meskipun dikabarkan sedang cedera.

Kualitasnya tak perlu diragukan dengan catatan 24 gol dari 95 penampilan.

Pengalamannya di level internasional sangat penting, dan duelnya dengan Yakob Sayuri di sisi kanan pertahanan Indonesia akan menjadi salah satu titik panas dalam pertandingan.

3. Firas Al Buraikan (Al Ahli SC): Striker Berbahaya dengan Naluri Tajam

Al Buraikan dikenal sebagai penyerang dengan naluri tajam, tercatat 11 gol dari 57 penampilan bersama timnas.

Meski performanya di klub agak menurun, menghadapi tim seperti Indonesia bisa menjadi momen kebangkitan bagi striker berusia 25 tahun ini.

Lini belakang Garuda tidak boleh lengah sedikit pun.

4. Abdulrahman Al Oboud (Al Ittihad): Winger Lincah yang Sedang On Fire

Al Oboud adalah nama yang sedang dalam tren positif.

Winger berusia 29 tahun ini baru saja mencetak dua gol penting di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, menjebol gawang Bahrain dan Australia.

Pergerakan lincahnya akan sangat merepotkan.

5. Musab Al Juwayr (Al Qadsiah): Gelandang Produktif yang Paham Pertahanan Indonesia

Pemain ini patut diwaspadai secara khusus. Selain produktif dengan enam gol dan tiga assist dari 21 laga, Al Juwayr pernah mencetak gol langsung ke gawang Indonesia pada fase sebelumnya.

Ini menunjukkan bahwa ia sudah sangat paham cara membongkar pertahanan Garuda.

Joey Pelupessy di lini tengah harus bekerja ekstra keras untuk meredam kreativitasnya.

Strategi Renard: Kunci Lolos Kualifikasi Piala Dunia

Selain kelima pemain di atas, Arab Saudi memiliki tiga pemain yang merumput di Eropa: Saud Abdulhamid (RCD Lens), Marwan Al-Sahafi (Antwerp), dan Muhannad Al-Saad (Lausanne-Sport).

Kehadiran pemain-pemain ini menambah kedalaman skuad dan kualitas yang tak bisa diremehkan.

Namun, momok terbesar bagi Timnas Indonesia adalah kecerdasan taktik Herve Renard.

Pelatih asal Prancis ini dikenal sebagai arsitek yang mampu meramu strategi disiplin, penuh determinasi, dan sulit ditebak.

Skuad Arab Saudi terbiasa bermain di kompetisi dengan intensitas tinggi, yang membuat mereka memiliki mental kuat dalam laga besar.

Di bawah asuhan Renard, Arab Saudi menjelma menjadi tim yang sangat efisien dan efektif.

Taktiknya yang paling menonjol adalah soliditas lini belakang dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Mereka bukan tim yang mengandalkan penguasaan bola total, melainkan lebih fokus pada serangan balik mematikan dan penetrasi dari sisi sayap.

Pola permainan ini sudah terbukti ampuh di fase kualifikasi sebelumnya, di mana mereka berhasil lolos dengan rekor impresif.

Saat bertemu Timnas Indonesia di babak sebelumnya, Arab Saudi menunjukkan fleksibilitas taktik.

Mereka tidak ragu bermain sabar menunggu celah di pertahanan Indonesia, lalu melepaskan serangan balik kilat.

Gol yang dicetak Musab Al-Juwayr menunjukkan betapa efektifnya taktik ini.

Dengan cepat, mereka mampu memanfaatkan sedikit kelengahan di lini tengah dan pertahanan Indonesia untuk menciptakan peluang.

Meskipun Al-Dawsari sempat gagal mengeksekusi penalti yang ditepis Maarten Paes, serangan bergelombang mereka tetap menjadi ancaman sepanjang laga.

Dengan rekam jejak ini, Patrick Kluivert harus menyiapkan strategi matang untuk meredam taktik Renard.

Kerapatan lini belakang dan efektivitas serangan balik akan menjadi kunci utama jika Indonesia ingin mencuri poin.

Laga ini adalah kesempatan emas bagi skuad Garuda untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka di level Asia.

Akankah semangat juang Timnas Indonesia mampu meruntuhkan dominasi The Green Falcons dan membuktikan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi? *** 

 

 

 

 

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Timnas Indonesia vs Arab Saudi #herve renard #yakob sayuri #Ronaldo #patrick kluivert #Arab Saudi vs Timnas Indonesia #Salem Al-Dawsari #Musab Al Juwayr