RadarBali.id - Bek muda andalan, menyuarakan kepercayaan dirinya untuk membawa Timnas Indonesia U-23 mempertahankan medali emas di ajang SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand pada Desember mendatang.
Pemain berusia 20 tahun ini merasa memiliki modal yang kuat, terutama dari jam terbang dan kemampuan yang terasah selama membela klubnya di kompetisi Liga 1.
Menurutnya, sering berhadapan dengan penyerang asing di liga domestik menjadi keuntungan besar.
"Sangat menguntungkan bagi saya di mana saya sebagai pemain muda dan lokal untuk menghadapi striker asing karena mereka lebih kuat dan lebih cepat," ungkap Kadek Arel di sela-sela pemusatan latihan (TC) Timnas U-23 di Jakarta.
Modal Lawan Penyerang Asing
Bergabung di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri dalam TC yang berlangsung hingga 14 Oktober ini, Kadek Arel menjadikan pengalamannya sebagai bekal penting untuk bersaing di level Asia Tenggara.
"Itu jadi keuntungan bagi saya bisa berlatih, bisa mengambil ilmu di sana, dan tentu jadi tantangan juga karena harus fokus terus saat menjaga pemain asing. Itu jadi modal saya ke depannya untuk melawan tim di ASEAN," jelasnya.
Kadek Arel menegaskan bahwa status Timnas U-23 sebagai juara bertahan pada SEA Games 2023 di Kamboja tidak menjadi beban. Sebaliknya, hal itu justru menjadi motivasi tambahan baginya dan rekan-rekannya.
"Kalau 2023 kita jadi juara dan sekarang misi kita mempertahankan. Tak jadi beban, tapi kita harus berusaha dan bekerja keras bersama-sama untuk meraih emas lagi," tegasnya.
Persaingan Ketat dan Target Tunggal Medali Emas
Kadek Arel mengakui persaingan di kawasan Asia Tenggara semakin ketat, dengan Thailand dan Vietnam masih dianggap sebagai pesaing terkuat. Ia menyoroti laga sengit yang mereka hadapi sebelumnya.
"Kita tahu di Piala AFF kemarin kita gagal menang lawan Vietnam dan kita menang lawan Thailand lewat adu penalti. Itu jadi persoalan bagi kita untuk fokus menghadapi mereka," kata pemain jebolan akademi Serdadu Tridatu ini.
Senada dengan Kadek Arel, pemain Bali United lainnya yang juga dipanggil Indra Sjafri, Jens Raven, juga menekankan target tunggal tim. Striker keturunan Indonesia-Belanda ini menegaskan bahwa mempertahankan medali emas adalah prioritas utama.
Raven menilai penting untuk menjaga trofi bergengsi itu tetap berada di genggaman Garuda Muda. "Targetnya medali emas, tidak ada keraguan untuk itu,” tegas Raven optimistis.
Meskipun mengakui adanya tekanan sebagai juara bertahan, Raven yakin timnya mampu mengulang sukses. "Hal terpenting adalah untuk mempertahankan medali emas itu untuk Indonesia dan tidak membiarkan itu jatuh ke tangan negara lain," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita