SINGARAJA, Radar Bali.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bergerak cepat mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 tahun 2025.
Persiapan kini memasuki tahap krusial dengan dilakukannya peninjauan langsung terhadap venue utama, GOR Tenis Indoor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Desa Jinengdalem, Buleleng.
Peninjauan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Gede Supriatna, yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Penyelenggara, memastikan kesiapan infrastruktur dan penataan arena pertandingan.
Wabup Supriatna menegaskan bahwa venue utama sudah sangat layak dan hanya membutuhkan sentuhan akhir pada aspek teknis dan estetika.
“Kita hari ini bersama seluruh panitia melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui secara lebih mendetail kesiapan tempat ini,” ujar Supriatna di lokasi.
Ia optimis, dengan kondisi venue yang sudah sangat representatif, Buleleng siap memberikan kesan terbaik bagi atlet dan delegasi dari berbagai negara. “Kita tinggal rapikan saja, perbaiki jalan-jalan menuju lokasi, dan di kawasan kampus kita tata agar terlihat lebih apik,” jelasnya.
Kolaborasi "Gotong Royong" Jadi Kunci
Kesuksesan ajang global ini menjadi kebanggaan bersama. Pemkab Buleleng melibatkan berbagai unsur secara gotong royong, mulai dari dinas terkait, perangkat desa, hingga pemerintah kecamatan.
”Semua pihak mendukung kegiatan ini karena kita sebagai tuan rumah kejuaraan dunia. Ini menjadi kebanggaan bersama, dan kita harus tampil maksimal,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Undiksha. Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha, I Ketut Yoda, menyatakan kesiapan fasilitas kampus 100%.
“Kita dianggap layak oleh tim dari federasi. Mereka sudah menyatakan bahwa lapangan tenis indoor ini sangat layak untuk menyelenggarakan kejuaraan dunia. Jadi kami dari pihak kampus tentu sangat mendukung,” kata Yoda.
Ia merinci, fasilitas pendukung telah disiapkan secara menyeluruh. Mulai dari area pertandingan dengan tribun berkapasitas sekitar 500 penonton, ruang ganti atlet, hingga area parkir luas dan lokasi khusus bagi pelaku UMKM.
Peluang Promosi Global dan Ekonomi Lokal
Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 tahun 2025 akan menjadi ajang berskala global pertama yang digelar di Buleleng. Lebih dari sekadar sukses penyelenggaraan, ajang ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi daerah di mata internasional.
Dengan sinergi kuat antara Pemkab Buleleng, Undiksha, dan seluruh masyarakat, Buleleng optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses.
“Kami ingin memastikan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tapi juga membawa manfaat bagi masyarakat dan daerah Buleleng secara luas,” tutup Wabup Supriatna.[*]
Editor : Hari Puspita