RADAR BALI – Bhayangkara Lampung FC memulai musim dengan produktivitas gol yang rendah.
Hingga pekan kesepuluh, Bhayangkara baru mencetak enam gol dan menjadi tim dengan produktivitas gol terendah kedua di klasemen.
Untuk itu, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menegaskan target baru saat menjamu Persijap Jepara pada laga pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026.
Selain menargetkan kemenangan, Bhayangkara FC ingin mencetak lebih banyak gol dalam duel yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (27/10/2025) pukul 15.30 WIB itu.
"Kami sudah menantikan pertandingan kandang ini. Kami telah bekerja keras, latihan juga berjalan dengan baik. Kami bakal menjaga fokus 100 persen dan siap untuk laga ini," kata Paul Munster seperti dikutip situs penyelenggara Super League.
Target gol ke gawang Persijap layak disandang Munster karena lini belakang Persijap kedodoran musim ini. Hingga pekan lalu, gawang Persijap telah kebobolan 12 gol dan baru berhasil mencetak 8 gol.
“Kami berharap bisa lebih banyak mencetak gol saat menghadapi Persijap Jepara. Tetapi, fokus utama kami tetaplah meraih tiga poin untuk mengamankan kemenangan,” ujar pelatih asal Irlandia ini.
Munster menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi tujuan utama untuk bisa mencari posisi yang lebih ideal di tangga klasemen.
“Yang terpenting adalah kemenangan yang bisa diraih, di samping harus mencetak lebih banyak gol,” tambahnya.
Musim ini, Bhayangkara FC menonjol di sektor pertahanan yang hanya kebobolan lima gol dari delapan pertandingan, catatan terbaik kedua di liga.
Sayangnya, lini serang yang baru menghasilkan enam gol menjadi kelemahan, bahkan lebih buruk dari dua tim papan bawah dan hanya unggul dari Semen Padang FC yang jadi juru kunci.
Persijap Ingin Bangkit, Putus Rekor Buruk
Di sisi lain, Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menyimpan keyakinan besar apabila anak asuhnya bisa memutus rekor buruk menghadapi Bhayangkara FC.
Laskar Kalinyamat datang ke Lampung dengan beban berat setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
“Kenyataannya, kami datang ke sini setelah melewati tiga laga tanpa hasil positif. Kami harus bisa bangkit. Yang paling penting dari lawatan kami ke Lampung ini adalah bisa mendapatkan poin. Itu tujuan utama kami,” kata Mario Lemos.
Tiga kekalahan beruntun yang dialami Persijap adalah saat bersua Persita Tangerang (1-2), Persik Kediri (0-2), dan Bali United (1-2).
Selain itu, Persijap juga dihantui rekor inferior melawan Bhayangkara FC, di mana dari empat pertemuan musim lalu di kasta kedua, mereka menelan tiga kali kekalahan.
Namun, Mario Lemos menyerukan kebangkitan dan meyakini timnya bisa mencuri poin. “Hal positif dalam sepak bola adalah kita semua hanya perlu meyakini bahwa ada hal yang bisa terjadi untuk pertama kalinya,” ujarnya.
Pelatih asal Portugal itu merasa optimistis kondisi kedua tim saat ini berbeda dengan musim sebelumnya.
“Musim lalu mereka juga menang atas kami. Namun, sekarang kondisi timnya sudah berbeda. Pelatihnya juga beda. Kami datang ke sini dengan sebuah harapan. Jika punya keyakinan, kami punya peluang,” ucapnya.
Lemos berharap Laskar Kalinyamat tak lagi mengulangi kesalahan laga sebelumnya, terutama dalam hal bertahan dan memanfaatkan peluang.
“Kami akan berusaha untuk memenangkan laga ini. Kami harus bisa menyerang dan bertahan sama baiknya,” tegasnya. ***
Editor : Ibnu Yunianto