Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Baptista dan Mario Bawa Pulang Perak dari Ring Popnas XVII Jakarta

I Wayan Widyantara • Selasa, 11 November 2025 | 05:01 WIB
SABET PRESTASI : Atlet Bali yang berjuang di Popnas XVII 2025. (Foto Pertina Bali untuk Radar Bali)
SABET PRESTASI : Atlet Bali yang berjuang di Popnas XVII 2025. (Foto Pertina Bali untuk Radar Bali)

 

JAKARTA, RadarBali.id – Harapan tim tinju pelajar Bali untuk membawa pulang medali emas dari ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII 2025 di Jakarta harus tertunda. Dua wakil terbaik Bali, Baptista Jibhar Samuel dan Mario Vegas Bere Rudji, sama-sama harus puas meraih medali perak setelah menelan kekalahan tipis di partai final yang digelar Minggu (9/11/2025) di GOR POPNAS, Jakarta.

Baptista Jibhar Samuel yang turun di kelas 46 kilogram harus mengakui keunggulan Natzeel Senen dari Maluku Utara. Sementara di kelas 60 kilogram, Mario Vegas Bere Rudji kalah angka dari petinju Riau, Zul Fandy Ardiansyah.

Kedua laga final tersebut berlangsung sengit dan mendapat sorakan meriah dari penonton yang memadati arena.

Coach Bogie: Perak Tetap Patut Disyukuri

Pelatih tim tinju Bali, Adi Trisna Nirmala atau yang akrab disapa Coach Bogie, mengaku tetap bangga dengan perjuangan para atletnya meskipun hasilnya belum sesuai target emas.

“Kami tentu berharap bisa meraih emas, tetapi dua perak ini tetap patut disyukuri. Anak-anak sudah berjuang maksimal di atas ring,” ujar Coach Bogie usai pertandingan.

Capaian dua medali perak di ajang nasional ini juga disambut positif oleh pengurus Pertina Bali. Mereka menilai hasil tersebut sebagai bukti nyata perkembangan tinju pelajar di Pulau Dewata. “Kami bangga dengan anak-anak. Ini hasil kerja keras mereka dan tim pelatih. Perak hari ini menjadi motivasi untuk meraih emas di Popnas berikutnya,” kata salah satu pengurus Pertina Bali.

Arah Pembinaan Sudah Benar

Menurut Coach Bogie, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting untuk menghadapi ajang selanjutnya. Ia menekankan bahwa performa para atlet muda tersebut menunjukkan potensi besar.

“Dari enam atlet yang dikirim, dua berhasil menembus final. Itu menunjukkan arah pembinaan kita sudah benar, tinggal ditingkatkan lagi di aspek teknik dan mental bertanding,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pembinaan jangka panjang akan terus dijalankan. Tim tinju Bali akan segera kembali ke daerah untuk melakukan evaluasi dan penyusunan program latihan.

“Kami sudah melihat potensi besar dari generasi muda ini. Bali akan terus melahirkan petinju tangguh. Ini baru permulaan. Kami akan datang lebih kuat lagi di Popnas selanjutnya,” tutup Coach Bogie penuh optimisme.

Popnas XVII 2025 diikuti lebih dari 7.000 atlet dan ofisial dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Tim tinju Bali tampil konsisten sejak babak awal, di mana empat dari enam atlet berhasil menembus delapan besar sebelum dua di antaranya mencapai partai puncak.[*]

Editor : Hari Puspita
#medali #popnas #Pertina Bali #tinju