Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dukung Desentralisasi Sepak Bola, Bali United-Asprov PSSI Bali Gelar Kursus Lisensi D Nasional

I Wayan Widyantara • Selasa, 11 November 2025 | 18:45 WIB
ANTUSIAS : Kursus Kepelatihan Lisensi D Nasional PSSI kembali digelar di Bali United Training Center, Gianyar. (foto: Bali United untuk Radar Bali)
ANTUSIAS : Kursus Kepelatihan Lisensi D Nasional PSSI kembali digelar di Bali United Training Center, Gianyar. (foto: Bali United untuk Radar Bali)

 

GIANYAR, RadarBali.id Dalam upaya berkelanjutan memajukan sepak bola di Indonesia, Bali United kembali berkolaborasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bali menggelar Kursus Kepelatihan Lisensi D Nasional PSSI.

Program ini menjadi yang keempat kalinya diadakan oleh Bali United, dan kali ini diikuti oleh 29 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Bali, Lombok, Jawa Timur (Banyuwangi, Jember), hingga Sumatera Utara.

Kursus ini secara resmi dibuka pada Sabtu (8/11/2025) di Bali United Training Center, Gianyar, dan akan berlangsung selama enam hari hingga Kamis (13/11/2025) mendatang.

Ketua Asprov PSSI Bali, I Ketut Suardana, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan visi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengenai transformasi sepak bola nasional yang bersifat desentralisasi.

“Kolaborasi yang terus berlanjut ini mendukung arah kemajuan sepak bola di Indonesia. Transformasi sepak bola nasional adalah desentralisasi dari Kecamatan, Kabupaten atau Kota hingga Nasional, sehingga banyak memerlukan pelatih-pelatih berkualitas dalam menciptakan pemain yang bagus,” ujar Ketut Suardana.

Animo Tinggi dan Materi Eksklusif

Suardana mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap kursus Lisensi D kali ini sangat tinggi. Namun, jumlah peserta sengaja dibatasi untuk memastikan proses pelatihan dapat berjalan maksimal dan eksklusif.

“Begitu banyak peminat yang ingin mendaftar, namun karena ingin memaksimalkan ruang dan materi, sementara dibuka dengan jumlah peserta yang terbatas,” jelasnya.

Pada hari pertama, para calon pelatih langsung disajikan materi dasar dan praktik lapangan yang intensif, seperti pengenalan sepak bola, prinsip mengajar dan melatih, praktik pemanasan, hingga latihan Goal of Filanesia dalam format permainan 11 vs 11, 7 vs 7, dan 4 vs 4.

Peserta akan dibimbing langsung oleh dua Coach Educator berpengalaman, yaitu I Gde Mahatma Dharma (Coach Dede), yang juga merupakan asisten pelatih Bali United, serta Anak Agung Ketut Bramasta, asisten pelatih Perseden Denpasar.

“Harapannya para instruktur pelatih dapat membagikan pengalaman dan ilmu kepelatihan mereka kepada para peserta, sehingga memberikan nilai positif terhadap kemajuan sepak bola Indonesia,” tutup Suardana.

Bali United Training Center sendiri semakin memantapkan posisinya sebagai pusat pengembangan SDM sepak bola, tercatat telah enam kali menjadi tuan rumah pelaksanaan lisensi kepelatihan, termasuk untuk pelatih wanita bersama PSSI Pusat dan pelatih dari instansi TNI Angkatan Darat.[*]

Editor : Hari Puspita
#pssi bali #kursus kepelatihan #bali united #sepak bola