MANGUPURA, Radar Bali.id – Tim Kabaddi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sukses merajai Kejuaraan Kabaddi Terbuka Mangupura Cup 2025 setelah dinobatkan sebagai juara umum di GOR Mengwi, Badung, Rabu (26/11/2025).
Namun, di balik dominasi Kaltim, ajang ini justru menjadi panggung berharga bagi tim tuan rumah, Badung Academy dan Mangupura All Star, yang berani menurunkan skuad junior sebagai investasi masa depan.
Kaltim menunjukkan superioritasnya dengan meraih gelar ganda di berbagai kategori, sementara atlet mereka, Muhammad Iriansyah dan Oktavia Riska Della, juga dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan SEA Games 2025 di Thailand.
Dominasi Kaltim dan Perlawanan Keras Tuan Rumah
Di final putra, Badung Academy yang diperkuat atlet-atlet muda harus mengakui keunggulan Kaltim dengan skor akhir 22-7. Meskipun kalah, langkah Badung Academy menuai apresiasi karena fokus pada regenerasi atlet. Sementara itu, tim tuan rumah lainnya, Mangupura All Star, berhasil mengamankan posisi ketiga.
Di sektor putri, pertarungan jauh lebih sengit. Tim Mangupura All Star tampil mengejutkan dan memberikan perlawanan ketat hingga laga berakhir tipis 9-8 untuk kemenangan Kaltim. Badung Academy Putri menduduki peringkat ketiga.
Manager tim Kaltim, Ellen Ika Feryna, mengakui perlawanan Badung yang didominasi pemain muda tidak bisa dianggap remeh.
”Awalnya ada sedikit kendala soal taktikal, tapi bisa dikendalikan. Kami terapkan strategi counter attack dan full press dari depan. Hasilnya cukup efektif,” ujar Ellen.
Menurutnya, intensitas latihan Kaltim menjadi kunci keberhasilan ganda mereka, yang juga merupakan buah dari pembinaan berjenjang dan dukungan penuh dari KONI serta FOKSI daerah.
Fokus Badung: Bukan Kemenangan, Tapi Jam Terbang
Bagi tim tuan rumah, hasil akhir bukan menjadi fokus utama. Pelatih Badung, I Putu Rega Padmawan, menegaskan tujuan utama mereka adalah membangun mental tanding.
“Sengaja turunkan atlet junior, target kami untuk memberikan jam terbang lebih banyak sehingga mental tanding semakin kuat,” kata Rega.
Pelatih Badung optimistis, para pemain muda ini akan menjadi cikal bakal atlet yang mampu tampil lebih matang dan kompetitif di ajang-ajang berikutnya. Keberanian ini terbayar dengan penilaian positif bahwa teknik dan pola serangan kedua tim tuan rumah menunjukkan perkembangan signifikan.
Juara Kategori Lain dan Pemain Terbaik
Selain kategori tim utama, Kaltim juga meraih prestasi di nomor Super Five putri dengan menumbangkan Smansaku. Di kategori Super Five putra, giliran Smansaku yang berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan Dwisman Abiansemal.
Kejuaraan yang diikuti tim-tim dari berbagai daerah seperti Lampung, NTB, Jatim, NTT, dan Papua ini ditutup dengan penobatan pemain terbaik:
- Pemain Terbaik Putri: Nopi Anggreni (Kaltim)
- Pemain Terbaik Putra: Efraim Bagau (Papua).[*]