LIVERPOOL – Krisis serius tengah melanda Liverpool. Di bawah kepemimpinan pelatih baru Arne Slot, The Reds mencatatkan rentetan hasil buruk yang memilukan, memicu spekulasi liar di kalangan penggemar dan media Eropa tentang kemungkinan kembalinya mantan manajer legendaris, Jürgen Klopp.
Nasib Arne Slot, yang baru mengambil alih kursi panas di Anfield pada musim panas 2024, kini berada di ujung tanduk.
Kekalahan memalukan 1-4 dari PSV Eindhoven di Liga Champions pada Kamis (27/11/2025) lalu melengkapi penderitaan Liverpool yang sudah menelan sembilan kekalahan dari 12 pertandingan terakhir di semua ajang.
Angka ini tercatat sebagai rekor terburuk yang pernah dialami klub Merseyside tersebut sejak periode November 1953 hingga Januari 1954.
Tekanan Mencapai Titik Didih
Rentetan hasil buruk ini, termasuk kekalahan telak 0-3 dari Manchester City dan Nottingham Forest di Premier League, telah membuat para petinggi Fenway Sports Group (FSG) mulai cemas. Laporan dari internal klub menyebutkan adanya kekhawatiran bahwa Slot mulai kehilangan kontrol atas ruang ganti.
“Emosinya sangat negatif dan mengecewakan. Saya rasa tidak ada yang mengira kami akan kalah 4-1,” ujar Arne Slot pasca kekalahan dari PSV, mengakui betapa buruknya situasi tim.
Meskipun Slot menegaskan bahwa ia masih mendapat dukungan dari petinggi klub, tekanan dari publik dan media telah menjadikannya subjek utama spekulasi pemecatan.
The Normal One Beri Sinyal Comeback?
Di tengah badai ini, nama Jürgen Klopp kembali santer dibicarakan. Klopp, yang kini menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull, sebelumnya telah membuat janji yang menghidupkan harapan Kopites (julukan fans Liverpool).
“Saya bilang saya tidak akan pernah melatih tim lain di Inggris. Jadi itu berarti jika Klopp kembali, itu adalah Liverpool. Secara teori itu mungkin,” kata Klopp dalam sebuah podcast baru-baru ini.
Meskipun Klopp menyatakan belum merindukan rutinitas kepelatihan yang padat, pernyataan bahwa kembali ke Inggris hanya mungkin terjadi bersama Liverpool telah menjadikan dirinya kandidat terkuat, jika dewan direksi The Reds memutuskan untuk memecat Slot.
Sumber-sumber terdekat klub menyebutkan bahwa jika Slot dipecat dalam waktu dekat, Klopp muncul sebagai pilihan ideal untuk mengisi posisi pelatih sementara (interim) hingga akhir musim, demi menyelamatkan klub dari kerugian finansial besar yang akan terjadi jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Liverpool saat ini diibaratkan sedang mendekati fase krisis. Para pendukung kini hanya bisa berharap keajaiban datang, entah dari kebangkitan Slot atau melalui comeback dramatis sang mantan mentor, Klopp.[disarikan dari berbagai sumber]
Editor : Hari Puspita