Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Prananda Prabowo Pimpin Kick Off Soekarno Cup 2025, Dibuka Pertunjukkan Seni Libatkan Ribuan Seniman, Bangkitkan Bakat Pesepak Bola dari Pelosok

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 5 Desember 2025 | 23:51 WIB
PEMBUKAAN: Ketua DPP PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama 8 Ketua DPD PDIP di Stadion Ngurah Rai, Denpasar (5/12). (Novi Febriani/Radar Bali)
PEMBUKAAN: Ketua DPP PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama 8 Ketua DPD PDIP di Stadion Ngurah Rai, Denpasar (5/12). (Novi Febriani/Radar Bali)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Membludak penonton pembuka Liga Kampung Soekarno Cup 2025 yang dibuka dengan pertunjukkan budaya di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Jumat, 5 Desember 2025 siang.

Turnamen yang diikuti 8 provinsi ini dibuka oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital, Muhammad Prananda Prabowo, yang juga putra Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Hadir pecinta sepak bola, simpatisan dan kader partai memadati stadion hingga sekitarnya.

Soekarno Cup 2025 dilaksanakan dengan metode setengah kompetisi. Hasil pengundian yang dilaksanakan dan telah membagi tim untuk bertanding di dua lokasi, yaitu Stadion Ngurah Rai dan TC Bali United di Gianyar, serta Final akan dilaksanakan di Stadion Kapten Dipta, Gianyar.

Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2025 I Made Mahayastra, menekankan turnamen Liga Kampung Soekarno Cup bukan sakadar pertandingan, tapi penguatan ideologi dan sarana pemersatu bangsa.

Makna dari "Liga Kampung," bibit atlet berkualitas tumbuh dari mana pun, bukan sekolah atau akademi elite.

Agus menyatakan, dengan kompetisi ini untuk memperkuat persaudaraan, menjunjung sportivitas, dan menunjukkan bahwa PDI Perjuangan ikut mengambil bagian dalam membangkitkan bakat-bakat muda di seluruh pelosok.

“Mas Prananda (Prabowo) melanjutkan apa yang diperjuangkan Bung Karno, menggelar Soekarno Cup, namun dalam kancah Liga Kampung.

Artinya, bahwa sepak bola itu adalah olahraga masyarakat kecil, bisa di gang-gang, bisa di lapangan-lapangan kecil,” beber pria yang juga Bupati Gianyar ini.

Pembukaan dengan pertunjukkan Kolosal bertajuk Teatrikal Keagungan Bali Dwipa yang memukau penonton.

Pertunjukan itu melibatkan ratusan seniman terinspirasi dari kutipan buku Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang berjudul "Merawat Pertiwi".

Tari pembukaan, yang diberi judul "Kanaka Pertiwi" (Memuliakan Pertiwi), menampilkan komposisi seni yang kaya akan budaya lokal.

Pertunjukan diawali dengan instrumen Okokan yang melibatkan 80 orang, dilanjutkan dengan penampilan Adi Merdangga 100 orang, Pasukan Pengiring 120 orang, Pembawa Kober, Kanaka Putri, dan iringan gamelan Baleganjur.

Semarak acara semakin terasa dengan penampilan Penari Barong, Rangda, dan Pengarak Tigasana.

Setelah pertunjukan kolosal dan Defile Kontingen dari delapan tim peserta, acara dilanjutkan dengan Upacara Resmi. Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan Piala Bergilir.

Piala bergengsi, yang didesain khusus oleh Prananda Prabowo sendiri, diarak oleh punggawa di atas Tigasana dan diiringi Baleganjur, sebelum diserahkan dari juara sebelumnya, Banteng Bali, oleh IGN Jaya Negara kepada Ketua Panitia I Made Agus Mahayastra.

Pembukaan turnamen secara simbolis ditandai tendangan bola yang dipimpin Prananda didampingi oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Gubernur Bali Wayan Koster beserta para Ketua DPD PDI Perjuangan dari tim peserta.

Cucu Bung Karno yang menggagas Soekarno Cup ini dinilai meneruskan semangat kakeknya, yang di era kepemimpinannya berperan sentral membawa dan memajukan sepak bola Indonesia di kancah Asia.

Presiden Soekarno menyukai sepak bola dan peduli untuk memajukan persepakbolaan Indonesia karena bisa mempersatukan bangsa.

Dalam pendirian Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tahun 1954, menegaskan peran penting Indonesia sejak awal dalam persepakbolaan internasional.

Pada final tanggal 13 Desember kata Agus Mahayastra, Megawati akan menghadiri pada saat grand final pada tanggal 13 Desember 2025.”Kami sampaikan juga

bahwa Ibu akan menghadiri pada saat grand final pada tanggal 13 Desember 2025,” tandasnya. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#pdi perjuangan bali #prananda prabowo #Liga Kampung Soekarno Cup