RADAR BALI - Rentetan enam kemenangan beruntun Persib Bandung di Super League akhirnya terhenti.
Skuad Maung Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah Malut United setelah takluk dengan skor 0-2 dalam laga tunda pekan ke-12 Super League 2025/26.
Kekalahan ini membuat Persib Bandung gagal menggeser Persija Jakarta dari puncak klasemen.
Meskipun demikian, Pangeran Biru masih bertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 28 poin, unggul satu angka dari Malut United yang mengekor di posisi keempat.
Asisten Pelatih Persib Igor Tolic memimpin tim dari pinggir lapangan menggantikan Pelatih Kepala Bojan Hodak yang absen karena akumulasi kartu kuning.
Dia mengaku kecewa dengan hasil buruk yang didapatkan timnya. "Tentang jalannya pertandingan, tidak perlu banyak berkata-kata, mungkin bisa terlihat semuanya."
Tolic menyoroti dua faktor utama yang dinilainya sangat memengaruhi performa tim, yakni padatnya jadwal pertandingan dan perjalanan panjang yang melelahkan menuju Ternate.
"Menuju ke pertandingan ini kami banyak menggelar pertandingan dengan tensi berat dan juga perjalanan ke sini yang banyak menguras energi. Saya rasa itu memberikan dampak yang besar bagi kami," pungkas asisten pelatih asal Kroasia tersebut.
Sebelum bertandang ke Ternate, skuad Persib memang baru saja dihajar jadwal padat dengan memainkan tiga pertandingan dalam dua pekan.
Pada 5 Desember 2025 Persib menghadapi pemuncak klasemen Borneo FC dengan skor 3-1 untuk kemenangan Maung. Laga tersebut krusial untuk memangkas jarak poin dengan Borneo FC dan Persija Jakarta.
Setelah itu, Persib menghadapi laga hidup mati di AFC Champions League 2 pada 10 Desember 2025 menghadapi Bangkok United. Laga tersebut krusial karena menentukan kelolosan Persib ke babak knockout ACL 2.
Setelah itu, Persib harus menempuh perjalanan ke ujung timur Indonesia untuk menantang Malut United yang mendapatkan waktu libur dua pekan karena gelaran SEA Games 2025.
Haye Akui Sulitnya Kondisi Tim
Gelandang Persib Thom Haye mengakui rekan-rekannya sudah berjuang keras untuk memberikan penampilan terbaik.
"Seperti coach (Igor Tolic) bilang, ini sangat sulit, kami harus menempuh perjalanan panjang ke sini, harus mempersiapkan lagi di tengah jadwal yang padat," ungkap Haye.
Meski baru menelan kekalahan, Thom Haye mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit dan melupakan hasil buruk ini. Fokus tim kini tertuju pada laga kandang berikutnya melawan Bhayangkara FC pada 21 Desember 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
"Dukung kami lagi, pertandingan selanjutnya bermain di kandang. Saya berharap kita lebih bersinergi lagi untuk bangkit demi hasil yang lebih baik," harap Haye.
Persib yang tampil tanpa Bojan Hodak memulai laga dengan komposisi: Teja Paku Alam (PG); Eliano Reijnders, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros; Marck Klok (c), Thom Haye; Beckham Putra Nugraha, Saddil Ramdani, Rosembergne "Beguinho" Da Silva; dan Andrew Jung.
Gawang Persib kebobolan dua kali di babak pertama, masing-masing oleh gol Igor Inocencio di menit ke-40 dan Ciro Alves di menit 45+3.
Memasuki babak kedua, Tolic melakukan perubahan cepat dengan memasukkan Federico Barba dan Uilliam Barros menggantikan Marc Klok dan Saddil Ramdani.
Pergantian ini langsung menghasilkan beberapa peluang, termasuk tandukan dan tendangan Barros serta sepakan Berguinho. Namun, semua peluang itu berhasil digagalkan oleh kiper Malut United, Alan Jose.
Di menit ke-63, Ramon Tanque dimasukkan menggantikan Jung, disusul Febri Hariyadi untuk Beckham pada menit ke-72.
Meskipun terjadi beberapa tekanan, termasuk umpan silang Febri yang sayangnya tidak dimaksimalkan, Persib tetap kesulitan menciptakan peluang matang di lini depan.
Hingga pergantian terakhir dengan masuknya Nazriel Alfaro Syahdan menggantikan Haye di menit ke-86, skor 0-2 tidak berubah sampai peluit akhir dibunyikan.
Dengan hasil ini, Malut United memangkas jarak dengan Persib menjadi tiga poin. Persib unggul dengan 28 poin. Sedangkan Borneo FC masih bertengger sebagai pemuncak klasemen dengan 33 poin, diikuti Persija Jakarta dengan 29 poin. ***
Editor : Ibnu Yunianto