RADAR BALI - Bintang muda Houston Rockets, Amen Thompson, menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling potensial di NBA saat ini.
Dalam pertandingan panas Rockets vs Lakers, Thompson menjadi motor serangan utama yang membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan 117-96 di Crypto.com Arena.
Houston Rockets memulai laga dengan intensitas tinggi dan tidak pernah sekalipun berada dalam posisi tertinggal.
Rockets langsung tancap gas di kuarter pertama dengan keunggulan 14 poin. Amen Thompson dan Kevin Durant tampil sinkron, di mana keduanya masing-masing mengemas 16 poin hanya di babak pertama.
Pertahanan Lakers yang digawangi LeBron James kesulitan membendung transisi cepat Houston.
Saat turun minum, Rockets memimpin nyaman dengan skor 63-53.
Memasuki babak kedua, Rockets melakukan run 18-5 yang memperlebar jarak hingga 23 poin.
Di sisi lain, Lakers tertimpa sial setelah Austin Reaves harus keluar lapangan lebih awal karena cedera betis kiri.
Tanpa Reaves, distribusi bola Lakers menjadi kacau, dan Luka Doncic dipaksa bekerja ekstra keras sendirian di lini depan.
Meski LeBron James mencoba memangkas jarak, dominasi Alperen Sengun di bawah ring (12 rebound) memastikan Lakers tidak mendapat kesempatan kedua lewat second-chance points.
Rockets menutup laga dengan keunggulan 21 poin, mengakhiri tren dua kekalahan beruntun mereka dengan gaya yang impresif.
Performa Luar Biasa Amen Thompson
Amen Thompson mencatatkan statistik yang luar biasa dengan torehan 26 poin, 7 rebound, dan 5 assist. Kecepatan dan kemampuan penetrasinya ke area pertahanan lawan membuat barisan pemain Lakers kewalahan.
Thompson menembak dengan efisiensi tinggi, yakni 12 dari 19 tembakan (63%), serta mencatatkan plus-minus 26 selama 32 menit di lapangan.
Tidak hanya tajam dalam menyerang, ia juga menunjukkan pertahanan solid yang mampu meredam agresi bintang-bintang veteran Lakers.
Rockets mengungguli Lakers secara telak dalam penguasaan bola bawah ring dengan total 48-25.
Kehadiran Durant yang menyumbang 25 poin dan 9 assist memberikan ruang bagi Thompson untuk bermanuver lebih bebas.
Duet LeBron James dan Luka Doncic hanya berhasil memasukkan 4 dari 11 tembakan tiga angka, mencerminkan buruknya akurasi jarak jauh mereka malam itu.***
Editor : Ibnu Yunianto