RADAR BALI - Bali United FC sukses mengamankan poin penuh dalam laga krusial pekan ke-16 BRI Super League 2025/26. Bermain di hadapan 8.501 pendukungnya yang memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (4/1) malam, skuad Serdadu Tridatu menang tipis 1-0 atas tamu mereka, Arema FC.
Kemenangan ini terasa sangat spesial karena Bali United berhasil memutus tren positif tim Singo Edan yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam tujuh laga tandang terakhirnya.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung memuncak. Arema FC di bawah asuhan pelatih Marcos Santos mengambil inisiatif serangan lebih dulu.
Laga baru berjalan tiga menit, Singo Edan sudah menebar ancaman melalui tiga tembakan, termasuk satu peluang on target dari Ian Puleio yang masih bisa diredam pertahanan tuan rumah.
Bali United sempat memilih bermain lebih menunggu di sepertiga pertahanan pada awal laga. Kiper Mike Hauptmijer dipaksa bekerja keras, termasuk saat menggagalkan sepakan jarak jauh Matheus Blade. Namun, perlahan tapi pasti, anak asuh Johnny Jansen mulai menemukan ritme permainan setelah menit ke-15.
Aktor serangan seperti Mirza Mustafic dan Jordy Bruijn mulai mengancam lini belakang Arema. Peluang emas sempat lahir pada menit ke-18 melalui skema satu-dua Jordy Bruijn, namun bola masih melambung tipis di atas mistar.
Jual beli serangan terus berlanjut hingga akhir babak pertama, termasuk aksi gemilang Mike Hauptmijer yang menepis sepakan Matheus Blade di menit ke-38, serta respon Lucas Frigeri yang menggagalkan peluang Jordy Bruijn. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bali United tampil lebih agresif. Baru dua menit berjalan, Rahmat Arjuna sempat memberikan ancaman namun belum membuahkan hasil. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-49.
Berawal dari umpan silang matang Thijmen Goppel, Kadek Agung yang lepas dari pengawalan melepaskan sundulan tajam ke arah gawang. Lucas Frigeri telah berusaha melompat, namun derasnya bola tak terbendung dan menggetarkan jala Arema FC.
Gemuruh Stadion Dipta pecah seketika menyambut gol yang sudah lama dinantikan publik Gianyar. Unggul satu gol membuat Bali United bermain lebih percaya diri dan leluasa mengorganisasi serangan.
Arema FC merespons dengan melakukan pergantian pemain, termasuk memasukkan Samuel Balinsa dan Dwiki Mardiyanto untuk menambah daya gedor. Dwiki sempat hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-73 lewat tendangan jarak jauh yang melenceng tipis.
Meskipun kedua tim terus saling serang hingga menit akhir, skor 1-0 untuk keunggulan Bali United tetap tidak berubah hingga laga usai.
Apresiasi Pelatih dan Klasemen
Pelatih kepala Bali United Johnny Jansen mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan anak asuhnya. Ia mengakui timnya sempat kesulitan meredam agresivitas Arema di awal laga sebelum akhirnya mampu berbalik menekan.
"Saya bangga dengan tim saya karena berproses sejauh ini. Kami memulai kompetisi dengan baik dan tidak kebobolan dalam lima pertandingan terakhir. Kini kami berhasil meraih kemenangan dan saya bangga dengan kerja keras serta usaha maksimal yang diberikan oleh tim," jelas Coach Johnny.
Tambahan tiga poin ini membuat Bali United kini mengoleksi total 24 poin dari 16 pertandingan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Serdadu Tridatu sebelum menutup putaran pertama dengan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar pada Jumat (9/1) malam di Stadion B. J. Habibie, Parepare.***
Editor : Ibnu Yunianto