RADAR BALI – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan lini belakang timnya saat menaklukkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026.
Meski gol tunggal Beckham Putra Nugraha pada menit ke-5 menjadi pembeda, Hodak menyebut performa lini pertahanan dan aksi heroik Teja Paku Alam sebagai kunci utama raihan tiga poin tersebut.
Dalam laga pekan ke-17 Super League 2025/26 ini, Persib Bandung dipaksa bekerja ekstra keras menghalau dominasi tim tamu. Kedisiplinan kuartet lini belakang yang dikawal Julio Cesar, Kakang Rudianto, Alfeandra Dewangga, dan Patricio Matricardi menjadi benteng kokoh yang sulit ditembus meski Persija terus menggempur dari berbagai sektor.
Teja Paku Alam tampil sebagai sosok protagonis di bawah mistar gawang Maung Bandung. Ada dua momen kunci yang membuat para pemain Persija frustrasi:
Sontekan Jarak Dekat Maxwell (Menit 37)
Sebelum turun minum, Persija mendapatkan peluang emas melalui Maxwell yang lolos dari kawalan Kakang Rudianto. Dalam situasi satu lawan satu, Teja menunjukkan reaksi kilat dengan menggunakan kakinya untuk menghalau sontekan Maxwell yang hampir saja menyamakan kedudukan.
Double Save (Menit 60)
Momen paling krusial terjadi di babak kedua. Meski Persija bermain dengan 10 orang sejak menit 53, mereka tetap mampu menciptakan kemelut hebat di depan gawang Persib Bandung.
Teja melakukan dua penyelamatan beruntun dalam satu serangan yang memastikan gawang Pangeran Biru tetap bersih hingga laga usai.
"Jujur saja saya sangat senang dengan hasil ini. Pertandingan ini tidak mudah, Persija mendominasi dan beberapa kali mengancam. Namun, para pemain berhasil menjaga mentalitas dan disiplin di lini belakang," ujar Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga.
Pertahanan Disiplin di Bawah Tekanan
Sejak menit awal, lini pertahanan Persib Bandung tampil sangat terorganisir. Masuknya Frans Putros menggantikan Alfeandra Dewangga di babak kedua serta rotasi posisi yang dilakukan saat Adam Alis masuk menggantikan Kakang Rudianto menunjukkan betapa dinamisnya strategi pertahanan Hodak.
Ketangguhan barisan belakang ini terbukti efektif meredam serangan sayap Persija yang dimotori oleh Allano De Souza dan Maxwell. Hingga peluit panjang berbunyi, koordinasi yang rapi antara bek dan kiper memastikan keunggulan 1-0 bertahan.
Kemenangan ini membawa Persib Bandung resmi menyandang status juara paruh musim dengan koleksi 38 poin, menggusur Borneo FC ke peringkat kedua.
Beckham Putra Nugraha, sang pencetak gol, juga mengakui bahwa kemenangan ini diraih dengan kerja keras kolektif.
"Seperti kata Coach Bojan, kami harus memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun. Kami senang bisa membuktikan bahwa kami yang terbaik," tegas pemain asli Gedebage tersebut.***
Editor : Ibnu Yunianto