Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pelatih Persija Kecam Permainan Pragmatis Persib di El Clasico

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 12 Januari 2026 | 15:06 WIB
Uilliam Barros berjibaku dengan pemain Persija di laga Persib vs Persija di GBLA.
Uilliam Barros berjibaku dengan pemain Persija di laga Persib vs Persija di GBLA.

RADAR BALI - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi saksi bisu keberhasilan Persib Bandung mengamankan takhta juara paruh musim Super League 2025/2026.

Dalam laga panas bertajuk Derby Indonesia pada Minggu (11/1/2026) sore WIB, Maung Bandung sukses menumbangkan rival abadi mereka, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0.

Laga pekan ke-17 ini langsung meledak sejak peluit pertama dibunyikan. Baru lima menit laga berjalan, publik Bandung bersorak saat Beckham Putra Nugraha mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini bermula dari akselerasi Berguinho di sisi kanan yang melepaskan umpan silang berbahaya.

Bek Persija, Bruno Tubarao, sebenarnya mencoba menghalau bola, namun sapuannya yang tidak sempurna justru membuat bola jatuh ke kaki Beckham. Tanpa ampun, Beckham melepaskan tembakan keras yang melewati kolong Carlos Eduardo.

Memasuki babak kedua, perjuangan Persija semakin berat. Pada menit ke-52, Bruno Tubarao diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah langsung akibat insiden menginjak kaki Beckham Putra.

Meski bermain dengan 10 orang, Macan Kemayoran justru menunjukkan karakter luar biasa. Mereka mendominasi penguasaan bola hingga 57 persen.

Lini serang Persija berkali-kali mengancam gawang Teja Paku Alam melalui aksi Allano Lima, Emaxwell, dan Van Basty Souza. Namun, hingga laga usai, keunggulan 1-0 untuk Persib tetap tidak berubah.

Meski timnya tampil dominan di tengah kekurangan pemain Pelatih Persija Mauricio Souza memberikan komentar pedas usai laga. Ia merasa kualitas permainan secara teknis sangat mengecewakan bagi para penikmat sepak bola.

"Siapa pun yang datang ke sini untuk menonton pertandingan hari ini hampir tidak melihat sepak bola sama sekali," katanya.

"Kami tahu Bandung bertahan dengan baik, tapi mereka hanya mencoba bermain melalui serangan balik dan tidak menciptakan banyak peluang," terangnya.

"Kami kalah hanya karena dua kesalahan individu," ujar Mauricio dengan nada kecewa.

Sikap berbeda ditunjukkan kapten Rizky Ridho. Meski gagal mengudeta puncak klasemen, Ridho tetap ksatria memberikan selamat.

"Selamat untuk Persib yang meraih tiga poin. Terima kasih atas sambutannya, dan kami tunggu di Jakarta," ucapnya singkat.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Beckham Putra #Uilliam Barros #mauricio souza #persib #Rizky Ridho #bojan hodak #bruno tubarao #persija #jakmania