Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tavares Ungkap Alasan Persebaya Borong Pemain Jangkung Brasil di Bursa Transfer

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 15 Januari 2026 | 12:59 WIB
KORBAN TAVARES - Dime Dimov tak masuk dalam DSP Persebaya saat jamu Malut United.
KORBAN TAVARES - Dime Dimov tak masuk dalam DSP Persebaya saat jamu Malut United.

RADAR BALI – Persebaya Surabaya bergerak aktif dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26. Di bawah kendali penuh pelatih Bernardo Tavares, tim berjuluk Bajul Ijo resmi mendatangkan tiga pemain asing baru asal Brasil.

Ketiga pemain tersebut adalah Gustavo Fernandes (bek tengah), Jefferson Silva (bek kiri), dan Bruno Paraiba (gelandang tengah). Mereka resmi diperkenalkan di hadapan publik Stadion Gelora Bung Tomo saat laga kontra Malut United, Sabtu (10/1). 

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Pelatih asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa keputusan merekrut pemain dari Negeri Samba didasari oleh pertimbangan taktis, kebutuhan fisik skuad, hingga kondisi ekonomi global.

Evaluasi mendalam dilakukan Tavares terhadap performa lini belakang Persebaya. Salah satu kelemahan mencolok yang ditemukan adalah kerentanan tim dalam mengantisipasi situasi bola mati (set piece).

"Salah satu hal yang saya lihat di tim ini adalah kami tidak memiliki terlalu banyak pemain jangkung. Inilah sebabnya kami kebobolan banyak gol dari bola mati," ujar mantan pelatih PSM Makassar tersebut melansir ILeague.

Tavares menekankan pentingnya keseimbangan antara kecepatan dan postur tubuh di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dengan mendatangkan pemain yang lebih tinggi, dia berharap Persebaya lebih solid saat bertahan maupun menyerang dalam situasi bola mati.

Selain aspek teknis, kondisi finansial klub juga menjadi penentu arah transfer. Tavares secara jujur mengakui bahwa nilai tukar mata uang sangat mempengaruhi keputusan klub dalam memburu pemain di pasar internasional.

“Dengan nilai tukar dolar yang tinggi saat ini, kesempatan terbaik di pasar transfer adalah pemain Brasil. Jika pergi ke pasar Eropa, hitungannya menggunakan Euro, bukan Dolar. Itulah alasan mengapa kami mendatangkan tiga pemain Brasil,” jelasnya.

Persaingan Skuad Asing Persebaya

Kedatangan amunisi baru membuat persaingan di skuad Persebaya semakin ketat. Kedatangan trio Brasil tersebut membuat Persebaya kini memiliki total 13 pemain asing.

Sebelum mereka bergabung, tim sudah dihuni oleh 10 nama, yaitu: Francisco Rivera, Gali Freitas, Dejan Tumbas, Bruno Moreira, Leo Leilis, Diego Mauricio, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, Risto Mitrevski, dan Dime Dimov.

Situasi ini menjadi masalah karena terbentur regulasi I.League. Berdasarkan aturan Super League, setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing.

Dengan kondisi saat ini, Persebaya wajib memangkas minimal dua pemain asing agar bisa mendaftarkan skuad baru mereka secara legal. 

Berdasarkan analisis skema pelatih dan kondisi terkini, dua nama santer dikabarkan akan segera angkat kaki dari Surabaya adalah Diego Mauricio dan Dime Dimov. 

Mauricio menjadi kandidat kuat pertama yang akan didepak. Performa Mauricio dinilai jauh dari harapan setelah gagal mencetak satu pun gol maupun assist dari tujuh laga yang dijalani.

Faktor usia yang sudah senior membuatnya dianggap tidak cocok dengan skema cepat yang diusung Bernardo Tavares. Kabarnya, Mauricio tengah menjalin komunikasi untuk pindah ke klub India, East Bengal.

Sedangkan indikasi kepergian bek asal Makedonia Utara Dime Dimov terlihat jelas saat namanya menghilang dari Daftar Susunan Pemain (DSP) ketika Persebaya menjamu Malut United.

Posisi Dimov kemungkinan besar akan digantikan oleh bek baru, Gustavo Fernandes, yang dianggap lebih segar untuk mengawal lini pertahanan.

Tavares juga memberikan sinyal adanya fleksibilitas posisi bagi pemain baru untuk memaksimalkan potensi tim. Dia mencontohkan Jefferson Silva yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi bertahan.

"Jefferson adalah pemain yang bisa bermain sebagai bek kiri, bek tengah kiri, pemain sayap, hingga bek sayap," katanya.

"Kami perlu melihat solusi terbaik dan akan membahasnya lebih lanjut dengan dewan direksi," tutup Tavares.***

Editor : Ibnu Yunianto
#bursa transfer #psim yogyakarta #brazil #Persebaya Surabaya #jefferson silva #diego mauricio #Bernardo Tavares #pemain baru #dime dimov