RADAR BALI - PSS Sleman masih membuka peluang untuk menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh musim kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.
Meski demikian, tim berjuluk Super Elang Jawa ini menetapkan syarat khusus sebelum mendatangkan pemain tambahan ke Bumi Sembada.
Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa fokus utama manajemen saat ini adalah merampingkan komposisi tim. Ia menyatakan bahwa kuota pemain yang ada saat ini sudah cukup padat, sehingga perlu ada pemain yang dilepas atau dipinjamkan terlebih dahulu.
"Saat ini skuad kami agak terlalu besar. Jadi, tugas pertama yang kami terima dari direktur adalah memastikan ada pemain yang keluar terlebih dahulu. Skuad tidak boleh terlalu besar," ujar Huistra.
Hingga pertengahan Januari 2026, PSS Sleman telah meresmikan tiga rekrutan anyar untuk memperkuat kedalaman skuad di putaran kedua:
Lucas Gama Moreira (Lucao): Bek asing asal Brasil yang didatangkan dari Persik Kediri. Lucao diproyeksikan menjadi solusi instan di lini belakang setelah Cleberson Martins dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera.
Figo Dennis: Pemain muda berbakat dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.
Jehan Pahlevi: Rekan setim Figo di Persija yang juga didatangkan untuk memenuhi regulasi pemain muda.
Lucao mengungkapkan antusiasmenya bergabung dengan Laskar Sembada. Menurutnya, basis suporter yang besar dan target klub untuk kembali ke kasta tertinggi menjadi motivasi utamanya.
"Saya memiliki banyak alasan bergabung bersama PSS, salah satunya adalah keinginan besar tim ini untuk kembali ke Liga 1," ungkapnya.
Dinamika Keluar-Masuk Pemain
Sejalan dengan misi perampingan skuad, PSS Sleman telah resmi melepas satu pemain bertahannya, Ifan Nanda Pratama. Bek berusia 24 tahun yang merupakan produk asli PSS Development tersebut mengakhiri kebersamaan dengan klub yang telah dibelanya sejak tahun 2020.
Mengenai potensi peminjaman pemain lain ke klub luar, Huistra menyebut hal tersebut sangat bergantung pada dinamika pasar transfer.
"Selalu ada peluang untuk meminjamkan pemain, tetapi itu tergantung kebutuhan klub lain. Kami bisa saja menawarkan pemain, tetapi jika klub tersebut tidak berminat, maka perpindahan tidak bisa terjadi," pungkas pelatih asal Belanda tersebut.
Dengan dilepasnya Ifan Nanda, ruang untuk pemain baru mulai terbuka. Manajemen kini tinggal menunggu kesepakatan lebih lanjut untuk memastikan apakah akan ada wajah baru yang mendarat di Maguwoharjo sebelum jendela transfer ditutup.***
Editor : Ibnu Yunianto