RADAR BALI – Dinamika bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 membawa perubahan besar bagi dua klub raksasa, Persija Jakarta dan Arema FC.
Sebuah kesepakatan penting telah tercapai: Gustavo Franca resmi meninggalkan Ibu Kota untuk merapat ke Malang guna memperkuat lini pertahanan Singo Edan.
Langkah ini diambil Arema FC sebagai respons cepat setelah kehilangan pilar pertahanan utama mereka, Luiz Gustavo, yang dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera serius.
Kabar duka menyelimuti skuad Arema FC. Bek tengah andalan mereka, Luiz Gustavo, didiagnosis menderita cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) pada lutut kirinya. Insiden ini terjadi setelah Luiz terjatuh dan tertimpa pemain lain di lapangan.
Dokter Tim Arema FC Nanang Tri Wahyudi mengonfirmasi bahwa operasi adalah jalan terbaik bagi pemain asal Brasil berusia 31 tahun tersebut. Luiz Gustavo Tampil di 17 pertandingan (1.530 menit bermain).
Manajemen Arema menjamin Luiz tetap mendapatkan haknya sesuai kontrak hingga akhir kompetisi selama masa pemulihan. Kehilangan Luiz menyisakan lubang besar di lini belakang, mengingat ia adalah pilihan utama pelatih Marcos Santos.
Di sisi lain, kebersamaan Gustavo Franca dengan Persija Jakarta resmi berakhir di paruh musim ini. Keputusan pengakhiran kontrak ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama demi perkembangan kedua belah pihak.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasinya terhadap profesionalisme Franca. "Keputusan ini diambil dengan saling menghormati dan demi kebaikan bersama. Kami berharap Franca semakin bersinar di klub barunya," ujar Prapanca.
Meski didatangkan dengan harapan tinggi, Franca dinilai tampil kurang maksimal di putaran pertama. Gelandang serang berusia 27 tahun itu mencatatkan 13 kali tampil (567 menit bermain) dengan kontribusi 1 gol dan 2 assist.
Menit bermainnya menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir, di mana ia hanya tampil 22 menit dalam enam laga terakhir. Franca dilepas ke Arema FC hingga akhir musim untuk mengisi slot yang ditinggalkan Luiz Gustavo.
Bagi Persija, kepindahan Franca membuat kuota pemain asing mereka kembali menjadi 11 nama. Hal ini sekaligus memberikan ruang bagi striker baru asal Maroko, Alaeddine Ajaraie, yang didatangkan dari NorthEast United FC untuk menambah daya gedor Macan Kemayoran di putaran kedua.
Bagi Gustavo Franca, kepindahan ke Malang adalah lembaran baru untuk membuktikan kapasitasnya, sementara bagi Arema FC, kehadirannya adalah harapan untuk menjaga stabilitas pertahanan di sisa kompetisi Super League 2025/2026.***
Editor : Ibnu Yunianto