RADAR BALI – Pergerakan Bali United di bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/26 tergolong efektif. Meski telah mendatangkan tiga amunisi baru untuk memperkuat skuad Serdadu Tridatu, pelatih kepala Johnny Jansen memberikan sinyal bahwa aktivitas transfer timnya mungkin belum berakhir sebelum jendela transfer ditutup pada 6 Februari mendatang.
Hingga saat ini, Bali United telah meresmikan tiga pemain: gelandang kreatif Teppei Yachida, winger internasional Diego Campos, serta bek sayap lokal Yusuf Meilana.
"Saya sangat senang dengan tiga pemain baru yang gabung di putaran kedua ini. Yachida adalah pemain dengan teknik yang sangat bagus dan bisa membawa hal positif untuk tim ini," katanya.
"Lalu ada Diego,pemain bagus yang memiliki kualitas dalam penyelesaian akhir dan kami butuh dia untuk menambah gol," ucapnya.
"Kemudian ada Yusuf, salah satu bek sayap lokal terbaik yang bisa bermain di kiri dan juga kanan. Sehingga ada pilihan lain yang bagus dan memberikan tekanan bagi Ricky, Andhika dan Rizky Dwi dalam bersaing sehat dalam tim di kompetisi ini," jelas mantan pelatih PEC Zwolle ini.
Johnny Jansen mengaku puas dengan komposisi skuadnya saat ini, namun ia tetap membuka peluang untuk rekrutan anyar guna menghadapi persaingan ketat di Liga Indonesia.
Pelatih asal Belanda ini juga masih akan melihat komposisi timnya sebelum bursa transfer musim ini akan ditutup pada 6 Februari mendatang. Laga melawan Semen Padang akan menjadi ujian apakah amunisi baru dibutuhkan untuk sisa kompetisi.
"Saya belum tahu apakah akan menambah pemain lagi atau tidak karena tim sudah sangat bagus. Tapi melihat persaingan kompetisi di Indonesia, saya juga perlu memahami situasi. Sejauh ini, kehadiran tiga pemain baru sudah sangat cukup, tapi kita lihat nanti," ujar Johnny Jansen.
Fokus utama dari transfer kali ini adalah memperbaiki efektivitas serangan. Kehadiran Yachida dan Campos diproyeksikan untuk membentuk sinergi baru bersama ujung tombak utama, Boris Kopitovic.
1. Teppei Yachida: Sang "Otak" Serangan
Datang dari Jepang, Yachida adalah gelandang dengan visi bermain tinggi. Perannya adalah mengatur ritme dan melepaskan umpan-umpan kunci. Keberadaannya akan memanjakan Boris Kopitovic dengan suplai bola dari lini tengah yang selama ini sering terputus.
2. Diego Campos: Winger Haus Gol
Pemain Timnas Kosta Rika ini memiliki rekam jejak mentereng di MLS (Chicago Fire) dan Liga Swedia. Sebagai winger, Campos tidak hanya ahli dalam memberikan umpan silang, tetapi juga memiliki insting mencetak gol yang tajam. Kedatangannya bertujuan untuk memecah konsentrasi bek lawan yang selama ini hanya terfokus mengawal Boris.
3. Dampak bagi Boris Kopitovic
Selama paruh pertama musim, Boris Kopitovic tercatat mengemas 4 gol dari 17 pertandingan. Angka ini dinilai belum maksimal karena Boris seringkali harus turun terlalu jauh ke tengah untuk menjemput bola akibat minimnya suplai.
Dengan adanya Yachida yang menyuplai bola dari tengah dan Campos yang memberikan ancaman dari sisi sayap, Boris kini bisa tetap berada di posisi alaminya di dalam kotak penalti.
Secara taktis, Boris akan mendapatkan "pelayan" ideal yang mampu melepaskan umpan silang akurat maupun terobosan mematikan.
Kehadiran dua pemain asing ini menambah deretan legiun asing Bali United yang sebelumnya sudah diisi nama-nama seperti Mike Hauptmeijer, Joao Ferrari, hingga Brandon Wilson.
Manajemen Serdadu Tridatu berharap transformasi lini depan ini mampu membawa tim merangkak naik ke papan atas di sisa musim kompetisi 2025/2026.***
Editor : Ibnu Yunianto