RADAR BALI - Borneo FC Samarinda terus bergerak aktif di jendela transfer jeda kompetisi Super League musim 2025/2026.
Demi menjaga persaingan di papan atas, Pesut Etam resmi mendatangkan dua legiun asing asal Brasil untuk memperkuat lini pertahanan dan penyerangan pada putaran kedua.
Teranyar, Borneo FC resmi mengamankan jasa Cleylton Santos dari Persis Solo dengan skema peminjaman.
Kehadiran pemain berusia 32 tahun ini diharapkan mampu mempertebal kekuatan lini belakang yang sebelumnya sudah diisi oleh Christophe Nduwarugira, Mohamamed Baker, Diego Michiels, dan Komang Teguh.
Cleylton dianggap sebagai pilihan tepat karena sudah tidak asing dengan atmosfer sepak bola Indonesia. Selama membela Persis Solo, ia mencatatkan statistik yang mengesankan bagi seorang bek:
Cleylton tampil 29 kali membela Laskar Sambernyawa dengan kontribusi 4 gol dan 4 assist.
Pemain kelahiran Brasil ini dijadwalkan melakoni latihan perdana dengan seragam Borneo FC pada hari ini di Borneo Training Ground.
Untuk sektor depan, Borneo FC mendatangkan Kaio Nunes guna menambah variasi serangan dalam skema pelatih Fabio Lefundes. Pemain kelahiran 11 Januari 1996 ini memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat beroperasi sebagai striker maupun winger.
Sebelum mendarat di Samarinda, Nunes memiliki rekam jejak yang solid. Dia banyak menghabiskan karier di klub-klub kasta atas Brasil. Terakhir, Nunes membela klub asal Bahrain, Al Ahli Club.
Nunes sendiri telah tiba di Samarinda sejak Minggu (25/1) dan langsung bergabung dalam sesi latihan bersama Diego Michiels dan kawan-kawan. Adaptasi yang cepat dari Nunes diharapkan mampu membantu Borneo FC tetap konsisten bersaing di jalur juara.
Pelatih Kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, memberikan penilaian positif terhadap kondisi fisik Nunes. Namun, ia menekankan pentingnya adaptasi cepat mengingat waktu persiapan yang cukup singkat.
"Dia tidak memiliki banyak waktu untuk berlatih. Saya harap dia bisa punya chemistry dengan pemain lain," ujar Lefundes.
Perombakan Skuad dan Persiapan Laga
Kedatangan kedua pemain Brasil ini juga menandai perombakan besar di skuad asuhan Fabio Lefundes. Borneo FC resmi melepas beberapa pemain, di antaranya, Douglas Coutinho dan Aldair Simanca menjalani peminjaman hingga akhi musim.
Sedangkan Maicon de Souza telah dilepas ke Semen Padang sedangkan Fajar Fathur Rahman dilepas ke Persija Jakarta.
Borneo juga telah mendatangkan Mohammad Khanafi dari Persik Kediri.
Laga terdekat melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Segiri pada Minggu (1/2) akan menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana dampak instan yang diberikan oleh Cleylton Santos dan Kaio Nunes bagi tim kebanggaan Samarinda ini.
Prediksi Formasi: 4-3-3 atau 4-2-3-1
Fabio Lefundes kemungkinan besar akan tetap mengandalkan pakem empat bek, namun dengan variasi lebih menyerang mengingat produktivitas pemain baru mereka.
Lini Belakang: Tembok Brasil-Burundi
Hadirnya Cleylton Santos menciptakan duet menakutkan bersama Christophe Nduwarugira.
Sebagai ball-playing defender, Cleylton kerap membantu serangan. Catatan 4 gol dan 4 assist saat di Persis Solo membuktikan ia tidak hanya kuat dalam bertahan, tapi juga berbahaya dalam situasi bola mati dan mampu memulai serangan dari bawah.
Dampaknya, Diego Michiels bisa digeser kembali ke posisi bek sayap (fullback) atau menjadi pelapis premium di lini tengah, memberikan stabilitas lebih di sektor sayap.
Lini Tengah: Penyeimbang Skuad
Tanpa Maicon de Souza, lini tengah akan bertumpu pada Mohamamed Baker sebagai pemutus serangan.
Kehadiran Cleylton yang fasih mengalirkan bola akan sangat membantu gelandang bertahan agar tidak terlalu terbebani dalam mendistribusikan bola ke depan.
Lini Serang: Agresivitas Baru
Kehilangan Douglas Coutinho dan Fajar Fathur Rahman langsung ditambal oleh Kaio Nunes dan Mohammad Khanafi.
Kaio Nunes diprediksi akan bermain sebagai penyerang sayap atau penyerang lubang yang fleksibel.
Lefundes menekankan pada chemistry, yang berarti Nunes akan lebih banyak melakukan pertukaran posisi (interchange) dengan penyerang lain untuk membongkar parkir bus PSIM Yogyakarta.
Mohammad Khanafi: Bisa menjadi opsi penyerang tengah murni (striker) atau supersub yang memberikan tekanan fisik di kotak penalti lawan.***
Editor : Ibnu Yunianto