RADAR BALI – Persebaya bersiap menghadapi laga penting pada lanjutan pekan ke-19 Super League, Minggu (1/2) malam.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), tim berjuluk Bajol Ijo membawa misi besar untuk menuliskan sejarah baru saat menjamu Dewa United.
Secara statistik, pertemuan kedua tim cenderung ketat. Dari tujuh laga yang sudah dilakoni, Persebaya mencatat dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.
Namun, tantangan nyata ada pada catatan pertemuan terakhir, di mana kemenangan terakhir Bajol Ijo atas Banten Warriors terjadi pada April 2023 atau hampir tiga tahun silam.
Menanggapi catatan tersebut, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terjebak dalam nostalgia masa lalu. Baginya, fokus utama adalah performa di atas lapangan saat ini.
“Kami tahu sejarah itu. Tapi masa lalu tidak akan membantu kami besok. Jika kami ingin hasil yang baik, kami harus menunjukkannya di dalam pertandingan,” kata Pelatih Persebaya Bernardo Tavares.
Meskipun Dewa United datang dengan motivasi tinggi, pelatih asal Portugal itu tetap optimistis. Ia mengakui ada beberapa persoalan kebugaran karena sejumlah pemain baru bergabung tanpa ritme pertandingan intensitas tinggi, namun ia yakin dukungan dari tribun akan menjadi pembeda.
“Saya berharap besok Bonek dan Bonita datang ke stadion, mendukung pemain-pemain, memberi tenaga ekstra agar mereka lebih percaya diri,” lanjutnya.
Ujian Profesionalisme Risto Mitrevski
Laga di GBT ini juga menjadi momen emosional bagi Center Back Persebaya Risto Mitrevski. Bek tangguh ini akan menghadapi mantan klub yang pernah ia bela selama tiga musim.
Meski memiliki ikatan emosional, ia menegaskan profesionalisme tetap nomor satu. “Ini adalah pertandingan yang istimewa bagi saya. Tapi, seperti biasa, saya akan mencoba memberikan yang terbaik. Saya sekarang adalah pemain Persebaya,” tegas Center Back Persebaya Risto Mitrevski.
Risto menilai Persebaya memiliki modal kuat berupa momentum positif empat kemenangan beruntun. Baginya, konsistensi 100 persen di lapangan adalah kunci untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Musim ini, Risto memang menjadi andalan utama di lini bertahan dengan torehan 30 intersep dan 50 sapuan dari 9 penampilan.
Kini, dengan kombinasi taktik dari pelatih dan kedisiplinan pemain di lini belakang, Persebaya bertekad memutus tren buruk kontra Deluxe Unicorn sekaligus menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.***
Editor : Ibnu Yunianto