RADAR BALI – PSIM Yogyakarta harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk dari tuan rumah Borneo FC pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (1/2/2026) sore, Laskar Mataram menyerah dengan skor tipis 1-2.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Borneo FC membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui sundulan Kaio Nunes.
PSIM sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Ze Valente pada menit ke-81.
Namun, kemenangan PSIM yang sudah di depan mata sirna setelah striker anyar Borneo FC, Koldo Obieta, mencetak gol penentu di masa injury time (90+1').
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengaku bersyukur atas hasil ini. Meski menang, ia memberikan pujian bagi tim tamu.
"Semua tim yang menghadapi PSIM tahu mereka adalah tim yang suka menguasai bola dan sering unggul dalam ball possession," ujar Fabio usai laga.
Evaluasi Pertahanan dan Perombakan Skuad
Kekalahan ini, ditambah hasil buruk saat dihajar Persebaya Surabaya pekan sebelumnya, memicu manajemen PSIM untuk bergerak cepat membenahi lini pertahanan.
Krisis bek tengah menjadi persoalan serius setelah cederanya Yusaku Yamadera dan hukuman kartu merah yang diterima Franco Ramos.
Manajer PSIM Razzi menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah fokus mendatangkan bek asing baru untuk memperkuat pertahanan di putaran kedua.
"Tim harus dikurangi untuk kemudian kami bisa merekrut satu pemain baru. Pemain baru ini posisinya bek tengah dan dia seorang pemain asing," ucap Razzi.
Sebagai bagian dari perombakan tersebut, PSIM Yogyakarta resmi melepas penyerang sayap Kasim Botan pada Kamis (29/1/2026). Pemain berusia 28 tahun itu dilepas ke sesama klub Super League, Semen Padang.
"Pertimbangan utamanya adalah kebutuhan jam terbang karena di posisinya saat ini, persaingan di PSIM memang sangat ketat," kata Razzi.
Rumor Kedatangan Bek Belanda
Nama yang santer dikabarkan akan segera merapat ke Yogyakarta adalah Jop van der Avert.
Bek asal Belanda berusia 25 tahun ini dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan di lini belakang Laskar Mataram.
van der Avert berusia 25 tahun dengan tinggi badan 186 cm. Saat ini, alumnus NEC Breda ini bermain dengan klub Cheongju FC di Liga Korea Selatan.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel dikabarkan telah mengonfirmasi bahwa manajemen sedang bekerja keras untuk mengamankan tanda tangan bek jebolan akademi NAC Breda tersebut.
Statusnya yang bebas transfer membuat peluang kesepakatan done deal sangat besar.
Selain sektor bek tengah, manajemen juga disebut-sebut mengincar Kiper Persib Bandung Adam Przybek guna memperkokoh sektor pertahanan secara menyeluruh.
Meski berstatus kiper asing, Adam berstatus sebagai kiper ketiga di Persib karena kalah dengan dua kiper lokal Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana.***
Editor : Ibnu Yunianto