RADAR BALI - Persib Bandung akan menghadapi tantangan berat di babak 16 besar AFC Champions League Two saat bertemu dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC.
Laga ini dijadwalkan berlangsung dalam dua leg, yakni pada 11 Februari 2026 di Thailand dan 18 Februari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Meskipun secara valuasi pasar Persib unggul di angka Rp 134,01 miliar berbanding Rp 91,25 miliar milik tim lawan, skuad berjuluk The Dragons ini memiliki deretan pemain berpengalaman yang siap menyulitkan Maung Bandung.
Perjalanan Dramatis Menuju 16 Besar
Ratchaburi FC melaju ke fase gugur setelah mengamankan posisi runner-up Grup E.
Keberhasilan mereka ditentukan lewat persaingan sengit melawan klub-klub mapan di Asia.
Berikut adalah rincian lawan Ratchaburi FC di ACL 2 2025-2026:
Sanfrecce Hiroshima (Jepang): Menghadapi raksasa J-League, Ratchaburi harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan 0-2 di laga tandang dan 0-1 saat bermain di kandang.
Sydney FC (Australia): The Dragons tampil mengejutkan dengan menahan imbang Sydney FC 1-1 di Australia dan meraih kemenangan tipis 1-0 saat menjamu mereka di Dragon Solar Park.
Kaya FC-Iloilo (Filipina): Ratchaburi menyapu bersih poin melawan wakil Filipina ini dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di kandang dan unggul tipis 2-1 dalam laga tandang.
Dengan total raihan 10 poin, Ratchaburi FC memastikan diri mendampingi Sanfrecce Hiroshima ke babak selanjutnya.
Pemain Kunci yang Wajib Diwaspadai
Jaroensak Wonggorn
Kedatangan penyerang sayap tim nasional Thailand ini menjadi ancaman baru bagi sisi pertahanan Persib.
Jaroensak didatangkan dengan status pinjaman dari BG Pathum United pada awal Januari 2026.
Pemain berusia 25 tahun ini memiliki pengalaman bermain di kasta tertinggi Liga Jepang bersama Cerezo Osaka.
Kecepatan dan kreativitasnya diprediksi akan menjadi motor serangan utama.
Denilson Junior
Lini belakang Persib harus memberikan pengawalan ketat kepada penyerang asal Brasil ini.
Denilson merupakan ujung tombak paling tajam dengan koleksi 15 gol dari 23 pertandingan di kompetisi domestik.
Ketajamannya di dalam kotak penalti adalah alasan utama Ratchaburi mampu bersaing di papan atas.
Kevin Deeromram
Ratchaburi memperkuat sektor pertahanan dengan memulangkan bek sayap kiri blasteran Thailand-Swedia, Kevin Deeromram.
Pemain berusia 27 tahun ini baru saja kembali dari Selangor FC. Kembalinya pemilik nomor punggung 23 ini memberikan stabilitas di lini belakang sekaligus opsi serangan balik melalui umpan silang akurat.
Barisan Pemain Asing Berpengalaman
Selain Denilson, tim asuhan Pelatih Ratchaburi FC Worrawoot Srimaka ini mengandalkan total 11 pemain asing, termasuk serta Njiva Rakotoharimalala dan Negueba di sektor penyerangan serta Gabriel Mutombo dan Seydine N’Diaye di lini belakang.
Ratchaburi juga punya pemain terkaya di dunia, yakni Faiq Bolkiah. Gelandang kiri kelahiran Amerika Serikat ini memang bagian dari keluarga sultan Brunei Darussalam.
Dengan rata-rata usia skuad mencapai 30 tahun, kematangan mental menjadi modal besar bagi mereka saat menghadapi tekanan atmosfer suporter Persib di Bandung nanti.
Kekuatan Kolektif The Dragons
Saat ini, Ratchaburi FC menempati peringkat kedua klasemen sementara Liga Thailand hingga pekan ke-19.
Dengan kombinasi pemain lokal berlabel tim nasional dan legiun asing yang produktif, Ratchaburi FC bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata bagi Pangeran Biru.***
Editor : Ibnu Yunianto