Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persija Kejar Persib di Klasemen: Gustavo Almeida Bidik Poin Penuh di Kandang Bali United

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 13 Februari 2026 | 21:08 WIB
Striker Gustavo Almeida menegaskan Persija belum habis, karena masih ada 14 pertandingan dan 42 poin yang diperebutkan hingga akhir musim.
Striker Gustavo Almeida menegaskan Persija belum habis, karena masih ada 14 pertandingan dan 42 poin yang diperebutkan hingga akhir musim.

RADAR BALI - Penyerang tajam Persija Jakarta Gustavo Almeida mengirimkan pesan kuat menjelang laga krusial kontra Bali United FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Meski baru saja menelan pil pahit kekalahan dari Arema FC, bomber asal Brasil ini menegaskan bahwa mentalitas Macan Kemayoran tetap membara demi memangkas jarak poin di papan klasemen.

Kekalahan pekan lalu membuat Persija kini terpaut enam angka dari Persib Bandung.

Namun, Gustavo menolak untuk menyerah lebih dini. Baginya, sisa 14 pertandingan musim ini adalah momentum besar untuk kembali ke jalur persaingan juara.

Eks penyerang Arema FC ini menegaskan bahwa dengan total 42 poin yang masih bisa diperebutkan di sisa musim kompetisi, peluang untuk melewati posisi tim rival masih terbuka lebar.

Mengevaluasi hasil minor sebelumnya, Gustavo menyoroti pentingnya konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.

Momen kunci terjadi pada menit ke-78 ketika penyerang Persija Gustavo Almeida sempat mencetak gol.

Namun, setelah melalui tinjauan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena posisi pemain sudah berada dalam keadaan offside.

Hal ini diakui memukul mental para pemain di lapangan sebelum akhirnya Arema mencetak gol pembuka beberapa menit kemudian.

Pria 29 tahun itu mengakui bahwa kelengahan kecil sering kali menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan dalam sepak bola level tinggi.

"Sejujurnya itulah sepak bola. Tentu saja kami sebagai pemain tidak menyukai kekalahan, apalagi di setiap pertandingan kami selalu menargetkan kemenangan," terang pemain bertinggi 185 cm ini. 

"Namun, sepak bola adalah soal detail. Ada satu momen di mana kami kehilangan detail tersebut dan itu harus kami bayar mahal," tegas mantan striker Kagoshima United ini.

Saat ini, seluruh penggawa dan staf pelatih Persija telah melakukan evaluasi mendalam atas kekalahan dari Arema FC di sesi latihan.

Perbaikan dilakukan guna memastikan kesalahan serupa tidak terulang saat bertamu ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Minggu (15/2/2026).

Persija kesulitan membongkar pertahanan disiplin Arema FC, terutama pada babak pertama.

Selain itu, Pelatih Persija Mauricio Souza menyoroti bahwa pengambilan keputusan pemain di area sepertiga akhir lapangan sering kali tidak tepat.

Ruang-ruang yang ditinggalkan pemain Arema gagal dimanfaatkan para pemain depan Persija dengan maksimal menjadi peluang gol.

Persija juga terlalu asyik menyerang sehingga menciptakan ruang-ruang yang ditinggalkan pemain belakang Persija yang ikut naik membantu serangan.

Strategi Arema FC yang bermain pasif berhasil mengeksploitasi celah ini melalui skema serangan balik cepat melalui umpan langsung dari lini belakang ke gelandang dan striker yang sudah menunggu di lini pertahanan Persija.

Dua gol kemenangan Arema yang diborong oleh Gabriel Silva (menit ke-82 dan 90+11) lahir dari situasi transisi saat pertahanan Persija sedang tidak dalam posisi ideal.

Kekuatan Baru di Putaran Kedua

Salah satu faktor yang meningkatkan kepercayaan diri Gustavo adalah kehadiran tujuh amunisi baru di putaran kedua.

Integrasi pemain seperti Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, Alaeddin Ajaraie, Paulo Ricardo, dan Jean Mota dinilai telah meningkatkan level kompetitif tim.

"Kami punya pemain-pemain hebat di sini. Kehadiran mereka membuat tim ini terasa seperti keluarga yang semakin kuat," terang mantan penyerang Nam Dinh FC di Liga Vietnam ini.

"Saya sangat berharap kontribusi mereka bisa membantu Persija meraih kesuksesan di sisa musim ini," beber penyerang yang golnya ke gawang Arema FC dianulir VAR ini.

Laga kontra Bali United akan menjadi pembuktian sejauh mana efektivitas transformasi skuat Persija Jakarta.

Gustavo memastikan timnya akan mengikuti instruksi pelatih secara disiplin demi membawa pulang tiga poin dari Pulau Dewata. *** 

 

 

Editor : Ibnu Yunianto
#persib bandung #macan kemayoran #jadwal pertandingan persija #Berita Persija hari ini #stadion kapten i wayan dipta #persija jakarta #klasemen liga 1 #Bali United vs Persija Jakarta #jakmania #Pemain baru Persija #BRI Super League 2025 2026 #gustavo almeida #arema fc #Mauro Zijlstra #Klasemen Super League 2025 2026