Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persis Inves Rp 32 Miliar Dapat 3 Poin, Milomir Seslija Ditenggat Dua Laga

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 24 Februari 2026 | 16:09 WIB

Pemain Persis Solo melakukan ritual sebelum tanding. Pelatih Milomir Seslija ditarget 6 poin dari laga vs Persik dan Persijap.
Pemain Persis Solo melakukan ritual sebelum tanding. Pelatih Milomir Seslija ditarget 6 poin dari laga vs Persik dan Persijap.

RADAR BALI - Manajemen Persis Solo akhirnya mengambil sikap tegas usai hasil mengecewakan pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/26.

Bermain di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/2) malam lalu, Laskar Sambernyawa gagal mengamankan poin penuh setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSBS Biak.

Hasil ini membuat Persis semakin terbenam di dasar klasemen dan tertinggal jauh dari para pesaingnya di zona bawah.

Melalui keterangan resmi pada Senin (23/2) malam, jajaran direksi dan manajemen Persis mengumumkan hasil evaluasi menyeluruh.

Pelatih Kepala Milomir Seslija kini berada dalam tekanan besar setelah manajemen menetapkan target harga mati berupa enam poin dalam dua pertandingan ke depan.

Keputusan ini menjadi ultimatum bagi pelatih yang akrab disapa Coach Milo tersebut untuk segera membuktikan kapasitasnya.

Dua laga krusial yang akan menjadi penentu nasib Milo adalah pertandingan kandang menjamu Persik Kediri pada Minggu (1/3) dan laga tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3) mendatang.

Manajemen memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada seluruh staf kepelatihan dan pemain untuk mencapai target tersebut, namun evaluasi berkala akan terus dilakukan demi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.

Rapor Merah Putaran Kedua

Hingga pekan ke-22, performa Persis di bawah asuhan Milomir Seslija tergolong sangat memprihatinkan.

Sejak kembali menakhodai tim pada 16 Desember 2025, pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini hanya mampu mendulang total tiga poin dari lima pertandingan tanpa satu pun kemenangan.

Tren negatif ini dimulai saat Persis Solo dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dari Borneo FC pada pekan ke-18.

Kekalahan dengan skor serupa kembali terulang di pekan berikutnya saat menjamu Persib Bandung.

Upaya bangkit mulai terlihat meski belum maksimal dalam tiga laga terakhir yang semuanya berakhir imbang, yakni saat melawan PSIM Yogyakarta (0-0), Madura United (2-2), dan ditutup dengan hasil 1-1 saat menjamu PSBS Biak.

Rentetan hasil ini membuat posisi mereka sulit beranjak dari dasar klasemen dengan koleksi 13 poin.

Investasi Besar di Jendela Transfer

Padahal, manajemen Persis Solo telah melakukan perombakan besar-besaran pada jendela transfer paruh musim ini.

Berdasarkan data pasar Februari 2026, Laskar Sambernyawa mendatangkan banyak amunisi baru, terutama pemain asing dengan profil mentereng. Persis memperkuat setiap lini dengan pemain yang mayoritas berasal dari kawasan Balkan dan Brasil.

Di lini serang, hadir duet Abu Kamara dan Roman Paparyga yang masing-masing memiliki estimasi nilai pasar Rp 4,35 Miliar.

Sektor pertahanan juga diperkuat dengan mendatangkan Luka Dumancic dan Dusan Mijic (masing-masing Rp 3,48 Miliar), serta penjaga gawang Vukasin Vranes (Rp 1,74 Miliar).

Kehadiran pemain lokal seperti Kadek Raditya (Rp 2,61 Miliar) dan Febri Hariyadi (Rp 1,74 Miliar) juga diharapkan menambah kedalaman skuad.

Kedatangan banyak pemain asal Serbia ini tidak lepas dari pengaruh Coach Milo untuk mempercepat adaptasi skema permainan.

Meski nilai pasar skuad meningkat signifikan, tantangan utama saat ini adalah menyatukan chemistry para pemain baru tersebut dalam waktu singkat demi mengejar target poin yang diberikan manajemen.

Ultimatum Terakhir

Manajemen Persis pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter atas rentetan hasil buruk ini.

"Manajemen memahami kekecewaan pecinta Persis. Tapi hingga pekan terakhir nanti, kami memastikan semua pihak di dalam klub untuk terus berjuang tanpa henti," tulis pernyataan resmi klub.

Kini, beban berat ada di pundak Coach Milo. Jika gagal menyapu bersih kemenangan saat melawan Persik dan Persijap, posisi pelatih kawakan itu dipastikan berada dalam ancaman pemecatan serius.

Manajemen berharap semua elemen pendukung tetap mendampingi perjuangan Laskar Sambernyawa agar tetap bisa bertahan di kasta tertinggi musim depan.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Kaesang Pangarep #persis solo #bursa transfer #persib #jendela transfer #bri liga 1 #BRI Super League #laskar sambernyawa #milomir seslija #pemain baru #febri hariyadi #manajemen