RADAR BALI – Persebaya Surabaya harus pulang tanpa poin dari Stadion Segiri, Samarinda, setelah menelan kekalahan telak 1-5 dari tuan rumah Borneo FC dalam lanjutan pekan 25 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (7/3) malam.
Meski sempat mencoba bangkit di babak kedua, skuat Bajol Ijo gagal membendung efektivitas permainan Pesut Etam.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan.
Baru berjalan empat menit, Garcia Nogueira mengancam melalui umpan cutback, namun bek Persebaya Risto Mitrevski sigap menghalau bola.
Gempuran tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-15. Juan Villa melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Ernando Ari.
Skor 1-0 untuk Borneo FC bertahan hingga turun minum, meski Persebaya sempat memberikan perlawanan melalui peluang Malik Risaldi dan Risto Mitrevski yang masih bisa dimentahkan Nadeo Arga Winata.
Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya Bernardo Tavares melakukan penyegaran dengan memasukkan tiga pemain sekaligus: Pedro Matos, Toni Firmansyah, dan Riyan Ardiansyah.
Riyan nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-50, namun sepakannya masih melebar.
Petaka bagi Persebaya dimulai pada menit ke-59 ketika Juan Villa mencetak gol keduanya melalui eksekusi tendangan bebas akurat.
Hanya berselang tiga menit, Mariano Peralta memperlebar jarak menjadi 3-0 setelah melakukan aksi solo run melewati tiga pemain lawan.
Borneo FC semakin tidak terbendung. Pada menit ke-67, Koldo Obieta memanfaatkan kesalahan lini belakang untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73 melalui sontekan Leo Lelis yang memanfaatkan bola pantul.
Namun, Borneo FC menutup pesta gol melalui Marcos Astina yang mengecoh Ernando Ari, memastikan kemenangan 5-1 untuk tuan rumah.
Analisis Pelatih: Evaluasi Total
Seusai laga, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui bahwa rencana permainan yang disusunnya tidak berjalan maksimal di lapangan.
Pelatih asal Brasil ini menyoroti efektivitas lawan dalam memanfaatkan peluang serta kegagalan timnya mengantisipasi ancaman yang sebenarnya sudah diprediksi.
"Kami tahu mereka memiliki pemain dengan tembakan kuat dari luar kotak penalti dan sudah mencoba menutup ruang itu, namun hari ini kami tidak mampu menunjukkan performa terbaik," ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Meski mencatatkan 13 tembakan, Tavares menyesalkan hanya satu gol yang tercipta. Eks pelatih PSM Makassar ini menegaskan akan segera melakukan analisis mendalam untuk memperbaiki performa tim.
"Kami punya dua pilihan saat tertinggal: menyerah atau terus mencoba. Kami memilih tetap menyerang, tetapi ketika kami membuka ruang, Borneo kembali mencetak gol," tambahnya.
Statistik Pertandingan:
Skor Akhir: Borneo FC 5-1 Persebaya
Pencetak Gol Borneo FC: Juan Villa (15', 59'), Mariano Peralta (62'), Koldo Obieta (67'), Marcos Astina (78')
Pencetak Gol Persebaya: Leo Lelis (73')
Posisi Klasemen: Persebaya turun ke peringkat ke-6 (39 poin)
Bajol Ijo dikudeta Persita Tangerang yang menang telak 4-1 atas Madura United.
Green Force juga terancam dikudeta Bhayangkara FC yang menempel ketat dengan 38 poin. The Guardian satu pertandingan lebih sedikit dibandingkan Persebaya.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Bajol Ijo sebelum menjamu Persita di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4) mendatang.***
Editor : Ibnu Yunianto