RADAR BALI - Bali United membawa modal kepercayaan diri tinggi untuk membungkam Persis Solo dalam lanjutan kompetisi Super League 2026.
Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini dijadwalkan menantang tuan rumah di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (12/3) malam.
Kemenangan dramatis 3-4 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pekan lalu menjadi bahan bakar utama bagi skuat asuhan Pelatih Kepala Bali United Johnny Jansen.
Pelatih asal Belanda tersebut mengaku puas dengan produktivitas anak asuhnya yang mampu menciptakan banyak peluang di laga sebelumnya.
Menurutnya, hasil positif di Malang bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan suntikan mentalitas yang sangat dibutuhkan untuk sisa musim ini.
Kemenangan tersebut diakui meningkatkan kepercayaan diri tim untuk terus merangkak naik di tangga klasemen.
Saat ini Bali United tertahan di peringkat 9 klasemen sementara dengan koleksi 33 poin dari hasil 8 kemenangan, 9 imbang, dan 7 kekalahan.
Tambahan poin penuh dari Solo menjadi harga mati jika mereka ingin menjaga asa tetap berada di jalur positif dan bersaing di papan tengah menuju papan atas.
Kondisi kontras justru dialami tuan rumah. Persis Solo saat ini terjerembab di posisi 18 klasemen dengan raihan 17 poin.
Laskar Sambernyawa tercatat baru mengemas 3 kemenangan, 8 imbang, dan menelan 13 kekalahan sepanjang musim ini.
Pada laga terakhirnya, tim kebanggaan warga Solo ini hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.
Situasi di kursi kepelatihan Persis juga sedang memanas. Pelatih Persis Solo Milomir Seslija kini berada di bawah tekanan besar manajemen.
Meski sempat diancam pemecatan jika gagal memenuhi target 6 poin dalam dua laga terakhir, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu masih dipertahankan.
Milomir hanya mampu mempersembahkan 4 poin hasil dari kemenangan 2-1 atas Persik Kediri dan hasil seri kontra Persijap.
Statistik menunjukkan jurang perbedaan yang cukup lebar antara kedua tim.
Namun, Bali United tetap dituntut waspada dan bekerja keras mengingat Persis Solo akan bermain di depan pendukung sendiri demi keluar dari zona degradasi.
Fokus selama 90 menit menjadi kunci utama bagi Coach Johnny Jansen jika ingin membawa pulang poin sempurna dari Stadion Manahan.***
Editor : Ibnu Yunianto