RADAR BALI - Nama Juan Villa kini menjadi salah satu pemain paling vital di lini tengah Borneo FC Samarinda pada musim BRI Super League 2025/26.
Gelandang asal Kolombia itu tampil konsisten dan berkontribusi besar dalam permainan tim meski baru menjalani musim perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kematangan visi bermainnya kembali terbukti dalam laga panas pekan ke-25 saat Borneo FC menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (07/03/2026).
Dalam pertandingan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut, Juan Villa tampil dominan dan berhasil membawa Pesut Etam menang telak dengan skor 5-1.
Performa gemilangnya membuat ia dinobatkan sebagai Man of the Match untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya meraih gelar serupa di pekan ke-24 saat menghadapi Persija Jakarta.
Pertandingan melawan Persebaya sebenarnya berlangsung dengan tensi tinggi.
Tim tamu sempat memberikan tekanan serius pada menit ke-13 melalui peluang emas Malik Risaldi.
Namun, kesigapan Penjaga Gawang Borneo FC Nadeo Argawinata dalam menggagalkan tendangan tersebut menjadi titik balik mentalitas tim.
Setelah momen itu, Juan Villa mengambil alih kendali permainan di lini tengah.
Kemenangan besar ini memiliki arti penting bagi Borneo FC. Tambahan tiga poin membuat tim asal Samarinda ini melesat naik ke peringkat kedua klasemen sementara, menggeser posisi Persija Jakarta.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Juan Villa yang menjadi kartu as dalam memutus serangan lawan sekaligus menginisiasi transisi cepat.
Pemain bernama lengkap Juan Felipe Villa Ruiz tersebut lahir di El Bagre, Antioquia, Kolombia pada 10 Oktober 1999.
Sebagai gelandang kreatif, dia membuktikan diri sebagai rekrutan tersukses musim ini dengan catatan statistik yang mencolok.
Hingga pekan ke-25, pemain berusia 27 tahun tersebut telah melakoni 22 pertandingan dengan kontribusi nyata berupa 9 gol dan 6 assist.
Efektivitas permainannya pun terukur lewat akurasi umpan yang mencapai 796 distribusi sukses dari 995 percobaan, sebuah angka yang menegaskan dominasinya dalam mengatur ritme permainan.
Perjalanan karier Juan Villa merupakan transformasi panjang yang dimulai dari Eropa.
Villa sempat bergabung dengan klub Portugal, Gil Vicente FC, pada musim 2018/2019 dan mencicipi atmosfer Primeira Liga serta Piala Portugal.
Pengalaman internasionalnya berlanjut ke Yunani bersama Apollon Larissa FC di Super League 2 pada musim 2021/2022, di mana ia mencatatkan 29 penampilan.
Sebelum berlabuh di Indonesia, Villa sempat kembali ke Amerika Latin untuk membela CD America de Quito di Ekuador pada 2023 dengan torehan 10 gol.
Ketajamannya sebagai gelandang haus gol membawanya dipinjamkan ke Envigado FC di kasta tertinggi Kolombia sepanjang tahun 2024.
Kematangan yang ia timba dari Portugal, Yunani, hingga Kolombia kini menjadi berkah bagi strategi serangan Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes.
Adaptasi kilat Juan Villa tidak hanya memberikan dimensi baru pada permainan tim, tetapi juga menjadikannya salah satu kandidat kuat pemain terbaik musim ini.
Dengan sisa laga yang masih ada, kontribusi dari kaki pemain bernomor punggung 20 tersebut diprediksi akan terus menjadi kunci utama Borneo FC dalam perburuan gelar juara.***
Editor : Ibnu Yunianto