RADAR BALI - Persiapan Persija Jakarta dalam menatap laga kontra Bhayangkara FC harus menghadapi tantangan berat.
Selain dinamika internal tim, pemanggilan sejumlah pemain ke tim nasional menjadi faktor yang memengaruhi komposisi skuad Macan Kemayoran.
Tercatat ada empat pemain yang harus meninggalkan klub untuk merapat ke Timnas Indonesia.
Mereka adalah bek Rizky Ridho Ramadhany, Jordi Amat yang biasa beroperasi di lini belakang atau tengah, bek muda Dony Tri Pamungkas, serta striker Mauro Zijlstra.
Keempat pemain tersebut diproyeksikan untuk memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada akhir Maret ini dengan jadwal sebagai berikut:
27 Maret 2026: Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga perdana.
30 Maret 2026: Jika meraih kemenangan, Timnas akan melaju ke babak final.
Meski kekuatan tim tereduksi, pelatih Persija Mauricio Souza memberikan dukungan penuh bagi anak asuhnya yang menjalankan tugas negara.
Ia menilai pemanggilan ini merupakan sebuah pencapaian individu yang luar biasa bagi setiap pemain profesional.
"Harapannya mereka dalam kondisi yang bagus untuk memenuhi panggilan Timnas. Menurut saya, itu hadiah besar untuk pemain sepak bola. Harapannya mereka sukses untuk mendapatkan tempat di Timnas Indonesia," ucap pelatih Persija tersebut.
Selain pemanggilan Timnas, Persija juga dipusingkan dengan kondisi kebugaran pemain.
Beberapa nama dilaporkan mengalami cedera yang membutuhkan waktu pemulihan intensif, sehingga kecil kemungkinan bagi mereka untuk diturunkan dalam waktu dekat. Hal ini mempersempit pilihan pelatih dalam menentukan skema permainan.
Striker Persija Alaaeddine Ajaraie masih dalam pemulihan cedera hamstring. Begitu pun gelandang Hanif Sjahbandi yang masih menjalani pemulihan pascaoperasi lutut.
Meskipun pemberian izin ini dilakukan dengan pertimbangan matang, secara teknis hal tersebut mengurangi jumlah pemain yang tersedia dalam sesi latihan taktis menjelang laga melawan Bhayangkara FC.
Kini, Persija harus memutar otak untuk menjaga kedalaman skuad di tengah absensi para pemain pilar tersebut demi meraih hasil maksimal saat menjamu Bhayangkara FC pada 5 April 2026.***
Editor : Ibnu Yunianto