TABANAN,radarbali.id– Awal bulan Agustus 2023 ini Umat Hindu di Bali akan merayakan Galungan dan Kuningan. Salah satu pangan andalan dan rutin persiapan Hari Raya Galungan dan Kuningan adalah daging babi.
Terkait hal itu Dinas Pertanian (Distan) Tabanan mulai melakukan pendataan untuk kebutuhan babi potong di Kabupaten Tabanan.
Kepala Bidang Ternak Dinas Pertanian Tabanan, Gede Eka Parta Ariana mengatakan berdasarkan hasil pendataan, saat Galungan dan Kuningan kebutuhan babi potong mencapai 4.421 ekor untuk di Tabanan. Sementara untuk ketersedian babi potong yang pihaknya siapkan sekitar 8.053 ekor.
Baca Juga: Alamak! Sepasang WNA Bersenggama di Hamparan Pasir Pantai, TKP Dianalisa Polsek Kuta Utara
“Posisi stok babi potong untuk Galungan dan Kuningan masih aman di Tabanan. Bahkan surplus mencapai 4 ribu ekor lebih,” kata drh. Gde Eka Parta, Jumat (28/7).
Dia menjelaskan ketersedian babi siap potong ini berada di beberapa kecamatan yang ada di Tabanan. Dari data yang ada terbanyak babi siap potong ada di Kecamatan Selemadeg Timur mencapai 1.490 ekor.
Kemudian Kecamatan Selemadeg sekitar 1.127 ekor. Lalu di Kecamatan Kerambitan mencapai 942 ekor dan di Kecamatan Baturiti 391 ekor.
Baca Juga: artasedana Sesetan Gelar Bazar Buah Murah, Pilihan Tepat Belanja saat Hari Raya
Sementara estimasi pemotongan paling banyak terdapat di Kecamatan Penebel mencapai 676 ekor Kecamatan Pupuan sebanyak 617 ekor, disusul Kecamatan Marga 546 ekor. “Sisanya estimasi pemotongan babi jumlah kecil adalah Kecamatan Baturiti mencapai 361 ekor,” bebernya.
Untuk memastikan keamanan dari daging babi yang akan dikonsumsi masyarakat. Dinas Pertanian bakal melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap babi. Pemeriksaan akan dilakukan pada rumah potong hewan di Tabanan.
Dengan pemeriksaan ante mortem dan postmortem yang dijadwalkan mulai Senin 31 Juli sampai 1 Agustus nanti. Yakni mengambil sampel babi yang akan dipotong.
Baca Juga: Sabet Dua Medali di Kejurnas Panahan, Perpani Bali Segera Bentuk Tim Pra-PON
"Jadi leading sektor pemeriksaan kesehatan babi potong puskeswan dimasing-masing kecamatan,” pungkasnya. ***
Editor : M.Ridwan