TABANAN, radarbali.id– Sebuah warung bakso di Banjar Dinas Peneng, Desa Mekarsari, Baturiti ludes dilalap si jago merah. Warung bakso milik Zailani, 43 ludes terbakar sekitar pukul 12.00 wita disaat korban sedang membuat dagangan pentol bakso, Selasa (8/8).
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun korban merugi puluhan juta rupiah.
Menurut pengakuan korban Zailani, sebelum peristiwa kebakaran itu menimpa warung bakso miliknya. Seperti biasanya dirinya telah mulai menyiapkan dagangan bakso miliknya sekitar pukul 08.00 Wita.
Korban saat itu mulai memanaskan kuah bakso di dalam rombong bakso yang ada di warung. Dengan korban menyalakan kompor gas.
Baca Juga: Jadi Influencer Judi Online dengan Bayaran Rp 33 Juta, Selebgram Cantik Dijerat Pasal ITE
“Usai itu, saya lalu meninggal kompor gas miliknya yang dalam posisi menyala kebelakang warung untuk membuat adonan pentol bakso,” aku Zailani.
Sekitar pukul 10.30 Wita, korban pun kembali mengecek ke depan warung untuk melihat kuah bakso yang dipanaskan di kompor gas. Namun saat itu posisi kompor gas dalam keadaan mati. Selanjutnya membuka kuah bakso yang tadi dipanaskan. Ternyata kuah bakso masih dingin.
Melihat kondisi kompor gas yang dipakai habis. Kemudian Zailani mengganti gas yang sudah habis dengan gas baru. Selanjut menghidupkan lagi kompor.
Setelah korban pun kembali meninggal kompor gas yang menyala ke belakang warung untuk untuk makan siang.
Baca Juga: Bali United Minim Peluang Ciptakan Gol di Dipta, Teco Bakal Tonton Siaran Ulang
“Nah anak saya Nabilatul Julfa yang berada didalam warung yang melihat api berasal dari dalam rombong bakso. Langsung berteriak kebakaran-kebakaran,” ungkapnya.
Terkejut mendengar buah hatinya yang berteriak kebakaran. Korban langsung menuju ke depan warung sambil meminta bantuan kepada warga untuk memadamkan api.
Dibantu warga korban memadam api, sayangnya api tidak bisa dipadamkan, korban lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api yang dengan cepat membesar langsung membakar warung dan seisi dagangannya.
Baca Juga: Bembem dan De Anggur Jalani Sidang Perdana Pengerupukan Berdarah yang Menewaskan Tu Pekak
“Sekitar pukul 12.30 mobil pemadam datang di lokasi barulah api mereda dan dapat dipadamkan,” tutur Zailani.
Sementara itu Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata mengatakan peristiwa itu telah dilaporkan ke Polsek Baturiti. Akibat dari kebakaran warung bakso milik Zailani mengalami kerugian sekitar Rp 42 juta. Pasalnya rombong bakso dan seisi dagangannya ludes terbakar.
Dari hasil penyelidikan penyebab kebakaran warung bakso itu, murni karena kelalaian dari korban ketika memasang gas LPG 3 kilogram.
“Gas LPG melon yang dipasang di kompor gas tidak tepat, yang mengakibatkan gas bocor. Gas yang hidup langsung menyambar gas yang bocor sehingga memicu api yang melalap isi dan bangunan warung bakso milik korban,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan