Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ribuan Siswa Pemilih Pemula di Tabanan Tunggu Perekaman E-KTP

Juliadi Radar Bali • Kamis, 5 Oktober 2023 | 02:05 WIB
BEBER DATA PEMILIH PEMULA : Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana.(juliadi/radar bali)
BEBER DATA PEMILIH PEMULA : Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan masih menunggu anggaran untuk menuntaskan perekaman KTP elektronik (E-KTP) pada kelompok pemilih pemula atau pelajar jelang pemilu 2024 mendatang.

Sejauh ini dari data Disdukcapil Tabanan baru sebanyak 694 siswa SMK dan SMA di Kabupaten Tabanan yang melaksanakan perekaman E-KTP jemput bola yang baru menyasar sebanyak 9 sekolah.

Di antaranya SMAN 1 Pupuan, SMAN 2 Pupuan, SMAN Baturiti, SMK Restu Moning, SMK Bintang Persada, SMKN 1 Selemadeg, SMKN 3 Tabanan, SMAN 1 Marga dan SMKN 2 Tabanan. Sisanya masih ada 15 sekolah yang menunggu perekaman E-KTP kembali.

Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan perekaman E-KTP bagi kelompok pelajar yang berusia 17 tahun harus tuntas dilakukan jelang pemilu 2024. Karena mereka ini dengan kategori pemilih pemula, agar bisa menggunakan hak pilih saat pemilu nanti.

“Yang kami rekaman pelajar yang tidak hanya usia 17 tahun di bulan Oktober ini, tetapi pula usia 16 tahun yang sedangkan dan nanti mereka di bulan Februari 2024 sudah usia 17 tahun,” kata Dwipayana, Selasa (3/10).   

Sampai dengan saat ini sudah ratusan siswa melakukan perekaman E-KTP, padahal jumlah siswa yang akan melakukan perekaman mencapai ribuan jelang pemilu ini. Dengan belasan sekolah SMK/SMA yang akan disasar.

"Jadi ini ada 15 sekolah yang sudah dijadwalkan perekaman E-KTP, kami masih menunggu anggaran perubahan," terangnya.

Anggaran untuk perekaman dengan jemput bola di sekolah sudah disetujui, namun belum turun. “Anggaran kami ajukan tak banyak sekitar Rp 30 juta, akan tetapi disetujui hanya Rp 10 juta,” ungkapnya.

Perekaman E-KTP dengan jemput bola ke seluruh sekolah SMK/SMA di Tabanan merupakan upaya percepatan, agar mereka yang nantinya berusia 17 tahun tepat pada tanggal 14 Februari 2024 bisa menggunakan hak pilihnya, dan KTP ini menjadi salah satu persyaratan. Bahkan pihaknya sudah menyiapkan blangko E-KTP sekitar 2.000.

Langkah ini disambut baik pihak sekolah karena sangat efektif, siswa tidak perlu meninggalkan sekolah. Jika dibandingkan harus satu satu menyasar siswa di desa.

“Kami juga memperoleh data lebih lengkap di sekolah, secara langsung tahu jumlah siswa yang genap berusia 17 tahun atau lebih,” pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#pemilih pemula #e ktp #disdukcapil tabanan