TABANAN- Jalan tanjakan Samsam, Desa Samsam, Kerambitan Tabanan yang berada di Jalan Gilimanuk-Denpasar jadi langganan truk mogok di lokasi itu.
Ironinya truk yang mogok di jalan tanjakan Samsam saat dicek petugas ternyata muatannya overload.
Padahal sebelum melintasi di wilayah Tabanan, di Gilimanuk, Jembrana ada jembatan timbang untuk pengecekan kendaaran yang mengangkut barang. Namun kenyataan di lapangan lepas dari pengecekan dan pengawas petugas.
Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengatakan, truk yang mogok di jalan tanjakan Samsam berada di tengah jalan. Beban muatannya seberat 35 ton. Truk tersebut mengangkut semen.
Truk bernopol DK 8718 KN yang dikendarai oleh Moh. Ishaq itu datang dari Surabaya menuju Denpasar. Saat melintas di jalan tanjakan Samsam, tiba-tiba mogok di tengah jalan. Truk sempat mundur namun berhasil diganjal oleh kernet truk.
"Truk itu tak kuat menanjak terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Penyebabnya as roda kanan truk patah, karena muatan truk berlebihan," ungkapnya Jumat (27/10).
Kendati truk mogok di tengah jalan, kejadian ini tidak sampai menimbulkan gangguan lalu lintas atau kemacetan."Arus lalu lintas dua jalur masih berfungsi normal," sebutnya.
Meski demikian, Satlantas Polres Tabanan dan Polsek Kerambitan tetap melakukan pengaturan lalu lintas karena upaya perbaikan dilakukan sopir truk di lokasi mogok.
Peristiwa truk tak kuat menanjak di Samsam bukan kali ini saja terjadi. Tetapi sudah berulang kali, bahkan pada bulan November ini sudah empat kali laka lantas truk tak kuat menanjak.
"Sebagain besar penyebab selain truk kerusakan mesin kendaraan, juga karena muatannya overload," pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak