TABANAN, Radar Bali.id – Meski musim penghujan sudah tiba penataan lapangan Alit Saputra, Dangin Carik Tabanan diperkirakan tuntas tepat waktu pengerjaan. Pasalnya proses pengerjaan fisik dari proyek yang didanai melalui dana bantuan khusus keuangan (BKK) Kabupaten Badung sebesar Rp 7 miliar telah mencapai 95 persen.
“Tidak ada kendala soal musim hujan, karena pengerjaan proyek masih tersisa 5 persen,” kata Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan Made Dedy Darmasaputra, Minggu (19/11/2023).
Dia menjelaskan tersisa 5 persen pengerjaan proyek penataan lapangan Alit Saputra hanya pada kolam air mancur dan pemasangan gebengan untuk lumbung di bagian gapura pintu masuk lapangan. Serta ada beberapa perapian lainnya.
“Tinggal itu saja pengerjaannya, Jadi kami yakin penataan lapangan alit Saputra tuntas di awal Desember ini,” jelasnya.
Dedy menambahkan di penataan lapangan alit saputra juga telah disidak langsung oleh Bupati Tabanan saat pemasangan patung pada Jumat (17/11/2023). “Patung yang sudah terpasang tidak ada masalah, bahkan posisi sudah tepat lokasinya. Apalagi posisinya ketika patung dipasang menggunakan truk krey Bupati turun langsung mengawasi,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan penataan lapangan alit Saputra yang menelan anggaran Rp 7 miliar ini harus benar indah dan cantik.
Bahkan posisi patung juga harus sesuai, menghadap ke sisi yang benar, agar bisa dilihat dan dinikmati masyarakat. Karena patung sebagai simbol yang nantinya juga sebagai pengingat bahwa Tabanan memiliki bermacam patung yang ikonik.
Pihaknya berharap, agar pengerjaan taman dan penataan Lapangan Alit Saputra yang telah berlangsung selama dua lebih bisa selesai tepat waktu dan target yang ditentukan.
“Harapan saya bisa segera masyarakat Tabanan memiliki ruang bermain dan berolahraga. Selain itu ruangan terbuka hijau ini juga dimanfaatkan tempat bersantai dan rekreasi bersama keluarga,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita