TABANAN, Radar Bali – Kepolisian Polres Tabanan bakal melakukan antisipasi lokasi titik kemacetan pada jalur kawasan wisata Puncak Bedugul, Baturiti Tabanan.
Biasanya saat Umanis Galungan dan Kuningan kawasan wisata puncak bedugul akan ramai dikunjungi warga. Selain DTW Ulun Danu Beratan, juga warga akan datang berlibur mengunjungi Kebun Raya Bali dan obyek wisata The Bloom Garden yang berlokasi di Banjar Batusesa, Desa Candikung.
Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan mengatakan sejauh ini jalur wisata puncak Bedugul belum terlihat terjadinya kemacetan lalu lintas usai perayaan Galungan berlangsung.
Kondisi lalu lintas di jalur Denpasar-Singaraja yang berada di kawasan puncak Bedugul masih normal dan lancar.
Namun berkaca pada pengalaman sebelumnya di saat Umanis Galungan dan Kuningan tahun 2023 lalu, lokasi kemacetan terjadi di antara pintu masuk wisata Danau Ulun Danu Beratan, pintu masuk Kebun Raya Eka Karya Bali, kawasan wisata Candi Kuning dan pasar Candi Kuning.
“Empat lokasi titik kemacetan itu akan kami antisipasi dengan menyiagakan personil yang nanti akan mengatur dan mengurai lalu lintas," ungkapnya, Kamis (29/2/2024).
Selain itu bila terjadi kemacetan, karena pengunjung yang datang ke puncak Bedugul dominan menggunakan kendaraan mobil pribadi. Maka pihaknya membuat skema buka tutup arus lalu lintas dari arah Singaraja maupun Denpasar.
Disamping itu mengarah kendaraan pribadi yang datang dari arah Singaraja untuk menuju Denpasar diarahkan menuju jalur Tabanan.
"Itu beberapa rencana skema lalu lintas yang akan kami tempuh, bila kondisi arus lalu lintas macet, saat Umanis Galungan dan Kuningan," jelasnya.
Pada kawasan wisata puncak Bedugul pihaknya belum bisa memprediksi kapan akan mulai ramainya dikunjungi wisatawan. "Akan tetapi kami tetap siagakan personil lalu lintas dibantu pula Polsek Baturiti nantinya," ucap AKP Adian.
Ia menambahkan tidak hanya jalur puncak Bedugul yang pihaknya atensi. Melainkan juga pada jalur obyek wisata Tanah Lot dan Kawasan wisata Jatiluwih Penebel.
“Dua lokasi objek wisata ini biasanya juga ramai dikunjungi pengunjung dari wilayah Denpasar dan Badung. Sehingga menjadi atensi kami juga,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita