TABANAN, Radar Bali.id - Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan akhirnya membangun sebuah jembatan sekaligus perapian bataran sungai di Banjar Dinas Pasekan, Desa Dajan Peken Tabanan.
Pembangunan jembatan tersebut, selain karena sempat terjadi longsor yang menggerus bataran sungai. Juga lokasi kerap kali air meluap ke jalan saat kondisi hujan terjadi.
Kabid Bina Marga Dinas PUPRPKP Tabanan I Gede Partana mengatakan pembangunan jembatan di Jalan Jalak Putih Desa Dajan Peken sebagai proses perbaikan jalan yang pihaknya lakukan. Setelah lokasi tersebut kerap kali terjadi longsor.
Baca Juga: Kenapa Warga Tagih Janji Pembangunan Jembatan Tukad Yeh Banges? Ternyata Janjinya Memang 2024 Ini
"Disana itu sudah dua kali longsor terjadi, karena air meluap ke jalan. Mengingat dibawah jalan ada saluran atau gorong air sungai yang tidak mampu menahan debit air. Sehingga menggerus jalan dan tembok bataran sungai," ungkap Partana, Kamis (27/6/2024).
Untuk pembangunan jembatan sendiri diawal pihaknya melakukan pembongkaran jalan terlebih dahulu. Dengan menurunkan alat berat berupa ekscavator di lokasi itu untuk menggali pondasi jembatan dan melakukan perapian.
Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, Jalan Rusak Parah, Warga Bangun Jembatan Darurat
Pembangunan jembatan di Jalan Jalak Putih sebagai akses jalan utama nantinya dengan panjang sekitar 7 meter dan lebar sekitar 7,6 meter. Sedangkan untuk anggaran pihaknya menyiapkan sebesar Rp 3,4 miliar yang bersumber dari APBD Tabanan. Pihaknya pun menghimbau kepada warga Desa Dajan Peken Tabanan untuk menggunakan akses jalan alternatif lainnya, karena jalan tersebut ditutup sementara waktu.
Tidak hanya pembangunan jembatan yang pihaknya lakukan. Selain itu melakukan perbaikan pada saluran air dan pondasi bataran sungai pada sisi barat da timur yang tergerus longsor.
"Sejauh ini proses pembangunan jembatan sedang berjalan dilakukan oleh kontraktor CV. Wulan Jaya dengan masa pengerjaan pembangunan selama 6 bulan," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita