Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Parade Gebogan di Danau Beratan Libatkan 13 Desa Adat di Desa Candikuning

Juliadi Radar Bali • Jumat, 19 Juli 2024 | 01:15 WIB
SEMARAK : Parade gebogan yang digelar DTW Ulun, Danu Beratan, Bedugul, Baturiti Tabanan yang digelar pada tahun 2023 lalu. (juliadi/radar bali)
SEMARAK : Parade gebogan yang digelar DTW Ulun, Danu Beratan, Bedugul, Baturiti Tabanan yang digelar pada tahun 2023 lalu. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Objek Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Bedugul Baturiti, Tabanan pada pekan depan bakal disemarakkan dengan tradisi parade gebogan. 

Parade gebogan ini akan digelar selama sebulan penuh untuk memanjakan wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke DTW Ulun Danu Beratan. Jika tidak ada kendala parade gebogan ini akan berlangsung mulai 20 Juli sampai 17 Agustus mendatang. 

Selain di DTW Ulun Danu Beratan, parade gebogan yang sudah menjadi agenda tahunan ini juga akan digelar di objek wisata The Blooms Garden yang lokasinya tidak jauh dari Ulun Danu Beratan. 

Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata menjelaskan, parade gebogan ini memang menjadi even tahunan yang akan rutin digelar setiap festival yang pihaknya gelar. 

Namun parade gebogan ini agak berbeda dengan tahun 2023 lalu. Jika dulunya dihelat hanya seminggu sekarang selama sebulan dan digelar di dua tempat berbeda. Yakni di DTW Ulun Danu Beratan dan DTW The Blooms Garden.

"Dari Senin sampai Jumat di DTW Ulun Danu Beratan. Kemudian Sabtu dan Minggu di The Blooms Garden. Dengan Parade Gebogan akan dimulai 20 Juli mendatang," ungkap Sukarata. 

Ia melanjutkan parede gebongan ini akan ditampilkan oleh 13 Desa Adat yang di Desa Candikung yang tergabung dalam gebog pesatakan Pura Luhur Ulun Danu Beratan.

Parade gebogan nantinya dibawakan oleh ibu-ibu PKK berjumlah 20 orang dan akan diiringi oleh baleganjur. Bahkan pihaknya juga memberikan dana support atau pembinaan terhadap 13 banjar adat yang menampilkan Parade Gebogan. 

"Dana pembinaan itu sebesar Rp 30 juta untuk setiap banjar adat," jelasnya.

Selain parade gebogan pihaknya juga akan menyuguhkan pragmentari seni dan budaya ini juga ditampilkan oleh 13 banjar adat. 

Adanya parade gebogan dan pragmentari pihaknya berharap lebih banyak lagi mampu menarik kunjungan wisatawan. Disamping itu pula menjadi suguhan berbeda wisatawan ketika berkunjungan ke DTW Ulun Danu Beratan.

"Harapan kami, selain menikmati pura, juga wisatawan menikmati sajian seni dan budaya khas Bali," ujarnya. 

Saat ini DTW Ulun Danu Beratan masih ramai dikunjungi wisatawan baik mancanegara dan domestik. Rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1.000 orang per hari.

Dengan kunjungan wisatawan asal India, Australia dan Eropa. Sementara wisatawan wisatawan domestik mencapai 300 orang per hari yang berasal dari luar pulau Bali. 

"Mudah-mudahan adanya parade gebogan semakin meningkat jumlah kunjungan wisatawan," tandansya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #danau beratan #wisata