TABANAN, Radar Bali.id – Sudah sepekan berlalu remaja WNA asal Prancis yang hilang tersesat di Gunung Batukaru masih belum ditemukan oleh tim gabungan.
Hingga Minggu kemarin (1/9/2024), proses pencarian remaja WNA Txibo, 14, yang dilaporkan hilang dalam pendakian di Gunung Batukaru belum menunjukkan titik terang.
Sesuai prosedur, proses pencarian di hari ketujuh merupakan yang terakhir kalinya. Namun, hal tersebut urung dilakukan karena adanya permohonan dari Konsulat Kehormatan Prancis di Bali yang meminta agar proses pencarian diperpanjang tiga hari.
Kepala Seksi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, mengkonfirmasi soal perpanjangan masa pencarian remaja Prancis yang hilang di lereng gunung Batukaru pada Minggu (25/8/2024) itu.
“Diperpanjang lagi tiga hari karena ada permohonan dari kantor Konsulat Kehormatan Prancis di Bali,” kata Berata.
Ia menjelaskan, permohonan tersebut disampaikan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar tertanggal 31 Agustus 2024.
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menyebut proses pencarian sampai dengan hari ini belum membuahkan hasil. “Masih dilakukan pencarian. Tim masih di atas (gunung),” ujarnya.
Ia menjelaskan, faktor kondisi cuaca dan angin yang kencang menjadi kendala utama dalam proses pencarian tersebut.
“Selain itu, posisi jatuhnya (korban) juga belum bisa dipastikan karena saksi kuncinya sudah dipulangkan ke Prancis,” singkatnya.
Seperti diketahui hilangnya WNA, TXibo saat melakukan pendakian di Gunung Batukaru pada Minggu lalu (25/8/2024). Txibo mendaki bersama ayah Mrs. Sooman dan dua orang saudaranya Lucas dan Rafael.
Satu keluarga WNA asal Francis ini mendaki melalui jalur Pura Malen Desa Pujungan dan berniat turun melalui jalur Kecamatan Penebel. Apa yang terjadi justru satu keluarga ini malah tersesat saat akan turun dari pendakian.
Mrs Sooman berhasil turun bersama anaknya Rafael melalui jalur Wangaya Gede, Penebel. Sedangkan dua anaknya Lucas dan Txibo malah terpisah dan tersesat. Lucas pun berhasil ditemukan di daerah Karyasari. Sedangkan Txibo malah hilang tersesat dan hingga saat ini korban belum ditemukan. [*]
Editor : Hari Puspita