TABANAN, Radar Bali.id - Masih tersisa 1.556 orang warga Tabanan yang berusia 16 dan 17 tahun belum melakukan perekaman E-KTP, lantaran sudah dekatnya waktu Pilkada.
Membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan terus mempercepat proses perekaman.
Salah satu cara yang dilakukan membuka posko rekam KTP pada hari libur kerja. Yakni Sabtu dan Minggu. Posko layanan Sabtu dan Minggu ini bakal dilakukan hanya sampai bulan September. Layanannya dimulai dari pukul 09.00 sampai 12.00 wita di Kantor Disdukcapil Tabanan.
Layanan itu dilakukan untuk mengejar target perekaman KTP untuk usia 16 dan 17 tahun jelang Pilkada Tabanan.
Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana menegaskan posko rekam KTP yang dibuka saat libur kerja Sabtu dan Minggu bagian dari mengejar target perekaman. Karena saat ini usia 16 dan 17 tahun yang belum perekaman tersisa seribuan orang.
"Kami janji kan target ini tuntas, makanya kami posko layanan setiap Sabtu dan Minggu," ujarnya Jumat (6/9/2024).
Diakui Dwipayana, sebelumnya pihaknya memang telah menargetkan perekaman KTP elektronik untuk pemilih pemula tuntas dalam 3 bulan sebelum pemungutan suara dilakukan. Berdasarkan data sebelumnya adanya sekitar 3.800 pemilih pemula yang harus perekaman, sudah disasar 2.244 orang.
"Jadi tersisa sekitar 1.556 orang yang belum perekama. Inilah target kami, sehingga membuka posko perekaman di hari libur kerja," tegasnya.
Pihaknya berharap selama layanan posko ini dibuka masyarakat memanfaatkan dengan baik. Apalagi layanan sudah dibuka hari libur sehingga memudahkan bagi pelajar utamanya datang ke Kantor Dukcapil karena tidak sekolah.
"Kami harapkan target 1.500 ini bisa tuntas sebelum akhir bulan September," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita