TABANAN, Radar Bali.id - Hari Raya Galungan memang tidak bisa lepas dengan keberadaan penjor yang biasa terpasang dipinggir-pinggir jalan dan depan pintu masuk rumah.
Pada Momen Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (25/9/2024) ternyata mendulung rezeki bagi para penjual atau jasa pembuatan penjor.
Penjor sendiri bukanlah hanya sebatas batang bambu panjang. Namun dilengkapi pula dengan komponen di dalamnya.
Baca Juga: Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Sampian Penjor Makin Diburu Warga di Kapal
Seperti janur, umbi-umbian, buah-buahan, kain dan berbagai sarana pelengkap lainnya. Karena alasan kepraktisan, pembuatan atau jasa penjor acap kali diserahkan kepada penjual secara untuk membuat hingga proses pemasangan penjor.
Dewa Alit penjual sekaligus jasa pembuatan penjor asal Banjar Dinas Panti, Desa Kediri Tabanan mengaku Hari Raya Galungan tahun ini. Ia sampai kewalahan menerima pemesanan untuk pembuatan penjor jadi. Bahkan ia sampai menolak pemesanan penjor.
"Takut tidak nuntut waktu pembuatan, kami mau tidak mau terpaksa harus cancel pemesanan penjor," ujar pria yang akrab disapa Ajik Alit ditemui saat pemasangan penjor di Banjar Dinas Sanggulan Desa, Desa Banjar Anyar, Kediri Tabanan, Selasa kemarin (24/9/2024).
Saat ini dominan masyarakat memesan penjor jadi. Mereka yang memesan penjor sudah jadi ini dari kalangan masyarakat yang khusus bekerja di perkantoran dan dunia pariwisata yang tidak sempat atau tidak ada waktu membuat penjor.
Selain itu mereka memesan sudah jauh-jauh hari. "Katanya lebih praktis dan efesien," ucap, pria berusia 60 tahun.
Ia menjelaskan setiap momentum Hari Raya Galungan rata-rata 75-100 penjor jadi laku terjual. Untuk penjor jadi yang berisi hiasan janur, padi bulu, sanggah cucuk dan sarana lainnya ia jual seharga Rp 300 ribu.
Akan tetapi kalau pemesan meminta untuk dipasang dan diantar ke rumahnya ia banderol dengan harga Rp 360 ribu.
"Kebanyakan sih pesan penjor jadi dari masyarakat langsung pasang di tempat," tandasnya.
Hal senada juga diakui oleh penjual penjor yang berada di Jalan Kaswari, Banjar Dinas Jambe Baleran, Desa Dajan peken, Tabanan.
Ni Gusti Ayu Ari mengatakan pemesanan penjor di Hari Raya Galungan saat ini alami peningkatan. Terutama pemesanan pada penjor jadi. Bahkan sampai harus menolak pemesanan dari masyarakat.
Rata-rata pemesanan penjor mencapai 200 buah saat ini. Dengan harga penjor jadi namun biasa Rp 165 ribu. "Kalau langsung pasang, cukup menambah biaya ongkos Rp 15 ribu," ungkapnya.
Ia mengaku penjual penjor milik, selain pemesanan dari pelanggan yang sudah ada. Juga ada pemesanan diluar itu. Dominan pembeli penjor masih pelanggan tetap dari warga Tabanan yang bekerja di Denpasar dan Badung.
"Mereka ini sudah jauh-jauh hari telepon untuk dipasang di rumahnya. Sehingga saat mereka pulang kampung tidak mempersiapkan sarana untuk upacara sembahyang," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita