Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

KPUD Tabanan Siapkan Debat Terbuka Tiga Kali, Konsepnya dengan Posisi Paslon Duduk Bersila Seperti Simakrama

Juliadi Radar Bali • Selasa, 8 Oktober 2024 | 18:50 WIB
RANCANG DEBAT PASLON: Komisioner KPUD Tabanan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ni Putu Suaryani. (juliadi/radar bali)
RANCANG DEBAT PASLON: Komisioner KPUD Tabanan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ni Putu Suaryani. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - KPUD Tabanan berencana mengadakan debat terbuka terkait penyampaian visi misi calon bupati dan wakil bupati Tabanan. Debat publik tersebut dirancang untuk diikuti pasangan calon sebanyak tiga kali. 

Komisioner KPUD Tabanan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ni Putu Suaryani mengatakan debat terbuka bagi paslon di Pilkada Tabanan masih pihaknya rancang dan persiapan saat ini. 

Rencana pihaknya akan menggelar debat paslon sebanyak tiga yang diikuti oleh kedua paslon di Pilkada Tabanan. Yakni 30 Oktober, 13 November dan 20 November.

"Kami akan lakukan tiga kali debat terbuka penyampaikan visi misi paslon," ujar Suaryani, Senin kemarin (7/10/2024)

Selain itu pihaknya tenga merancang tim perumus. Tim perumus ini akan menentukan panelis dan materi debat, termasuk skema dari debat. 

Memang untuk debat pilkada ini juknis telah diatur. Akan tetapi bagaimana role atau pola metedo debat harus pula diatur oleh KPUD Tabanan. 

"Panelis rencananya dari kalangan akademisi dari kampus dan kalangan profesional," ucapnya. 

Apakah nantinya ada skema debat tidak menggunakan podium. Dikatakan Suaryani kemungkinan besar tidak menggunakan podium. 

Modelnya duduk bersila seperti konsep simakrama di wantilan. Karena KPUD Tabanan merancang demikian. Tapi ini masih usulan apakah disepakati oleh masing-masing paslon nanti.

"Ini masih rencana, kami juga masih mengkaji, karena apakah konsep debat duduk seperti melakukan simakrama di wantilan membuat nyaman paslon saat menyampaikan visi-misi mereka," jelasnya. 

Selanjutnya mengenai lokasi debat, pihaknya berencana melakukan di dalam gedung yang tertutup. Mengingat debat publik akan disiarkan langsung di televisi. Sehingga masyarakat dapat menonton di rumah. 

"Yang jelas debat paslon kami live, sehingga dinikmati semua pihak. Kalau tempat terbuka masih banyak pertimbangan, khawatir akan mengganggu saat live dilakukan," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #pilkada #Debat