Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

ODGJ di Tabanan Terus Bertambah, Rumah Singgah yang Merawat pun Kini Penuh

Juliadi Radar Bali • Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:20 WIB
BANYAK PENGHUNI : Suasana rumah singgah pondok sosial Tresna Werdha Santhi yang berlokasi di Perumahan Dinas Wanasara, Desa Bongan Tabanan yang merawat ODGJ.(juliadi/radar bali)
BANYAK PENGHUNI : Suasana rumah singgah pondok sosial Tresna Werdha Santhi yang berlokasi di Perumahan Dinas Wanasara, Desa Bongan Tabanan yang merawat ODGJ.(juliadi/radar bali)

Rumah singgah pondok sosial Tresna Werdha Santhi yang berlokasi di Perumahan Dinas Wanasara, Desa Bongan Tabanan ternyata bukan hanya mengasuh para lansia. Tetapi juga mereka juga memberikan perawatan kepada morang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

JUMLAHNYA terus bertambah. Dari data yang ada,  sebanyak 18 ODGJ yang dirawat, dengan 6 orang dirawat berada di rumah sakit dan satu ODGJ telah dipulangkan, namun masih dalam pengawasan. 

Kepala UPTD Pelayanan Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Sosial Tabanan I Made Sujana mengatakan daya tampung untuk merawat ODGJ di rumah singgah sudah melebihi kapasitas yang ada.

 Baca Juga: Kebut Pendataan Penduduk E-KTP, Disdukcapi Tabanan Datangi ODGJ dan Penyandang Disabilitas

Pasalnya saat ini kapasitas daya tampung untuk pondak Tresna Werdha itu hanya cukup bagi 12 orang ODGJ saja. 

"Sekarang ini tempat penampung di rumah singgah sudah penuh. Kapasitas kami hanya 12 orang, tapi dirawat 18 orang," tutur Sujana.  

Ia menyebut kondisi ruang dari rumah singgah yang sudah overload pihaknya sejatinya berencana untuk menambah ruang perawatan lebih banyak dengan cara melakukan renovasi. 

Termasuk sarana salah satunya sarana untuk tempat tidur atau ranjang bagi penderita ODGJ. 

"Ranjang tempat tidur ini perlu diperhatikan karena jika terbuat dari kayu ditakutkan dirusak saat mereka kambuh. Contohnya saja seprai sering dirusak ketika mereka mendadak kambuh," ucapnya.

Selain merawat ODGJ rumah singgah juga merawat para lansia dan satu orang warga terlantar. 

"Kita sekarang yang merawat, sempat dirawat keluarga namun sakitnya kembali kambuh. Jadi sekarang kita yang rawat, tandasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#odgj #tabanan #rumah singgah