TABANAN, Radarbali.id- Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan Bedugul, Baturiti Tabanan mencatat sepanjang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) atau akhir Desember 2024 terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan.
Berdasar data, total jumlah kunjungan wisatawan bulan Desember 2024 jauh menurun bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2023. Kunjungan wisatawan asing pada bulan Desember tahun 2024 hanya di angka 14.124 orang dan domestik mencapai 31.218 orang. Sementara tahun 2023 pada bulan Desember wisatawan asing mencapai 17.530 orang dan 48.493 orang domestik.
Humas DTW Ulun Danu Beratan I Made Sukarata mengatakan, tingkat kunjungan libur Nataru tahun ini mengalami penurunan mencapai 30 persen lebih, bila dibandingkan pada Desember 2023. ”Asing dan domestik di bulan Desember rata-rata turun kunjungan wisatawan tahun ini,” ujarnya ditemui Jumat kemarin (4/1).
Pihaknya tidak mengetahui secara pasti faktor apa yang menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan menurun. Apakah karena faktor cuaca, usai pilkada, isu plat kendaraan luar yang sempat mencuat untuk dilarang masuk ke Pulau Dewata.
Hal itu belum diketahui secara pasti. Karena kalau faktor cuaca, DTW Ulun Danu Beratan Bedugul berada di dataran tinggi hampir setiap hari turun hujan. ”Kami ini belum melakukan evaluasi, apa sebenarnya penyebab tingkat kunjungan wisatawan menurun,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk kunjungan wisatawan masih didominasi oleh wisatawan lokal khususnya dari daerah Jawa Timur. Sementara wisatawan Jawa Tengah dan Jawa Barat masih minim. Sehingga target tahun 2025 ini, untuk menggenjot wisatawan asal Jawa Tengah.
Selanjutnya untuk wisatawan asing masih didominasi dari India, Thailand, Singapura dan Malaysia. Kalau untuk Eropa kunjungan menurun. ”Karena target kami mendatangkan wisatawan domestik asal Jawa Tengah dan Jawa Barat, maka ke depan promosi pariwisata lebih gencar kami lakukan di daerah tersebut,” tandasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera