Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jelang Nyepi, Tuntaskan Ritual Melasti di Tabanan

Juliadi Radar Bali • Jumat, 28 Maret 2025 | 14:27 WIB
TUNTASKAN MELASTI DULU : Suasana Melasti krama Desa Adat Kebon Lenganan Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan di Pantai Soka.(juliadi/radar bali)
TUNTASKAN MELASTI DULU : Suasana Melasti krama Desa Adat Kebon Lenganan Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan di Pantai Soka.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Sejumlah desa adat di Tabanan mulai melangsungkan prosesi upacara melasti sebelum mereka melaksanakan Hari Suci Nyepi pada 29 Maret 2025. 

Meski demikian, pelaksanaan melasti tidak secara serentak dilakukan oleh setiap desa adat di Tabanan. Mereka melaksanakan melasti waktu sesuai kesepakatan desa adat setempat. Melasti pun ada yang dilakukan di segara (laut), danau, hingga sumber mata air. 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali di lapangan Kamis (27/3/2025), sejumlah umat Hindu di Tabanan mulai memadati sejumlah pantai untuk melaksanakan upacara Melasti pada sejumlah Pantai di Tabanan.

Seperti di Pantai Soka, Selemadeg Barat, Pantai Abian Kapas, Selemadeg Timur, Pantai Kelating hingga pantai Tanah Lot. Pelaksanaan Melasti dimulai dari pukul pukul 08.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita.

Ketua PHDI Tabanan I Gede Ketut Sulistiyadi mengatakan prosesi melasti biasanya akan dilaksanakan tiga atau empat hari sebelum Nyepi berlangsung.

Bahkan penentuan hari Melasti menurut kesepakatan desa adat setempat. "Proses melasti itu tergantung kesepakatan dan kebiasaan (tradisi). Namun puncaknya sehari atau dua hari sebelum pelaksanaan Upacara Tawur Kesanga dilakukan," ungkap Ketut Sulistiyadi. 

Menurutnya Melasti berasal dari dua kata Mala dan Asti yang berarti menghilang kotoran yang melekat dari diri sendiri. Terutama pada pikiran, sehingga melasti bertujuan untuk Melasti bertujuan untuk menyucikan diri dan alam semesta.

Kemudian upacara Melasti menurut kepercayaan Hindu dapat dilakukan pada sumber mata air seperti danau, laut, sungai dan sumber mata air lainnya yang dianggap air kehidupan. 

"Kalau masyarakat Bali yang dekat laut ya bisa ke pantai yang tinggal di gunung dekat danau bisa ke danau. Yang penting sumber mata air, karena air sumber kehidupan manusia," imbuhnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Pantai Soka #selemadeg #nyepi #tabanan #Pantai Kelating #upacara melasti #pantai abian kapas selemadeg #tanah lot