TABANAN, Radar Bali.id - Setengah bulan lagi jelang Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban 1446 Hijriyah/2025 Masehi tampak membawa berkah bagi sejumlah peternak kambing dan sapi di Tabanan. Karena hewan ternak kambing dan sapi mulai kebanjiran pemesanan.
Pesanan hewan Qurban kambing dan sapi tidak hanya datang dari warga muslim di Tabanan. Tetapi pemesanan hewan qurban juga dari warga muslim yang ada di Badung, Denpasar, dan Gianyar. Selain itu datang dari Panitia Qurban.
Pemilik ternak kambing dan sapi dalam jumlah besar yang tinggal di Desa Jegu, Kecamatan Penebel Rofiq atau akrap disapa Pak Ela mengaku jika pesanan hewan qurban saat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah ini sudah sejak dua bulan yang lalu.
Bahkan dari custumer atau pelanggan yang datang dari Panitia Qurban sudah memberikan pembayaran berupa DP lebih awal. Customer sendiri dominan dari panitia Qurban di Tabanan. Selain itu juga Panitia Qurban wilayah Denpasar, Badung dan Gianyar.
"Modal penjualan sebenarnya kepercayaan yang perlu kepada custumer atau pelanggan, meski DP lebih awal. Tapi hewan qurban yang kami tawarkan benar-benar layak untuk di qurban," ungkapnya.
"Saya tidak mau asal-asalan kasik hewan qurban, apalagi hewan ternak kambing dan sapi di qurban untuk ibadah. Jadi harus benar-benar layak dan sesuai syariat Islam untuk di qurban," sambungnya Pak Ela ditemui dikandang miliknya, Rabu (21/5/2025).
Ia menyebut setiap momentum Hari Raya Idul Adha membawa berkah bagi dirinya dan bagi peternak kambing dan sapi di wilayah Kecamatan Penebel. Karena hewan kambing dan sapi laku terjual.
Rata-rata setiap Idul Qurban hewan ternak kambing laku terjual sampai 300 ekor. Sedangkan untuk hewan sapi sendiri mencapai 60-70 ekor.
Mengenai harga hewan kambing dan sapi untuk kebutuhan qurban tergantung ukuran serta berat. Kambing misalnya harga berkisar Rp 3-3,5 juta. Bahkan harga kambing bisa mencapai Rp 5 juta jika dalam ukuran berar. Sementara sapi dari Rp 15 sampai 20 juta.
"Harga tetap menyesuaikan sesuai kebutuhan dari hewan qurban yang diminta pelanggan," ungkapnya.
Untuk memenuhi kebutuhan dari hewan qurban sapi dan kambing sendiri pihaknya sejatinya bekerja sama sejumlah peternak di wilayah Kecamatan Penebel. Bahkan sapi dan kambing dominan dari hewan yang dipelihara peternak bertahun-tahun.
"Jadi hewan qurban kami ambil langsung dari peternak, untuk memenuhi kebutuhan saat Idul Adha tahun ini," jelasnya.
Disinggung penjualan hewan Qurban didapat. Pak Ela mengaku tembus ratusan juta rupiah. "Soal penjualan dan keutungan itu tak tentu fluktuaktif, kalau banyak yang laku ya lumayan berkah keuntungan didapat," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita