TABANAN, Radar Bali.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali menggelar tes urine rutin terhadap Warga Binaan, Jumat (20/6/2025).
Pelaksanaan tes urine langsung dipimpin oleh tim Dokter Lapas Tabanan Luh Putu Tresnadewi. Dalam pelaksanaannya tes urine ini berfokus pada pencegahan peredaran gelap narkotika didalam Lapas terutama bagi tahanan yang baru masuk ke dalam lapas serta warga binaan yang masuk karena kasus narkoba.
Kepala Lapas, Prawira Hadiwidjojo mengatakan tes urine rutin yang pihaknya lakukan sebagai salah satu upaya pihak Lapas Tabanan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan bebas dari peredaran gelap narkoba.
Baca Juga: Maksimalkan Potensi Warga Binaan Klungkung Dibekali Pelatihan Kewirausahaan
"Kami sangat serius dalam menangani masalah narkoba untuk menciptakan Lapas yang Zero Halinar (handphone, pungli dan narkoba)," ungkap Prawira.
Adanya pelaksanaan tes urine ini adalah upaya preventif ataupun deteksi dini untuk memastikan kesehatan Warga Binaan serta mencegah penyalahgunaan barang-barang terlarang narkoba di Lapas Tabanan.
Saat pelaksanaan tes urine dilakukan dengan menyasar tahanan baru didalam Lapas Tabanan di Klinik dan difasilitasi oleh Tim Medis Lapas. Dari lima orang warga binaan yang dites urine semua hasilnya negatif.
Meski hasilnya negatif dari proses tes urine ini, pihaknya meminta kepada warga binaan untuk tidak coba-coba bermain atau melakukan penyalahgunaan narkotika didalam Lapas Tabanan.
"Tegas kami minta kepada warga binaan jangan coba, karena sanksinya tegas menambah hukuman mereka didalam lapas," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita