TABANAN, Radar Bali.id - Menjadi anggota kepolisian bukan hanya persolan penegakan hukum secara eksternal. Tetapi juga dimulai dari internal Polri sendiri. Hal itulah yang dipraktikkan oleh jajaran Korps Kepolisian Polres Tabanan.
Sejumlah pejabat utama Polres Tabanan, jajaran Kapolsek hingga personel dites urine secara mendadak dan acak, pada Kamis kemarin (21/8/2025).
Selain itu tes urine juga diikuti oleh Kapolres Tabanan AKBP Putu Bayu Pati. Dari 31 orang yang dites urine tersebut. Hasilnya semua negatif.
Baca Juga: Pantau Potensi Narkoba Masuk Bui, Lapas Tabanan Tes Urine Warga Binaan
Kapolres Tabanan AKBP Putu Bayu Pati mengatakan pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara mendadak dan acak terhadap jajaran pejabat utama dan para personil di lingkungan Polres Tabanan adalah sesuai arahan pimpinan.
Ini untuk memastikan tidak adanya personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Kemudian tes urine kepada personel sebagai bentuk pengawasan internal dan upaya preventif agar seluruh personil bersih dan bebas narkotika.
"Tes urine ini juga bagian komitmen berantas narkotika di internal kami," ungkapnya.
Meski hasilnya negatif dari 31 personel yang tes uirine pihaknya menghimbau kepada seluruh personil Polres hingga jajaran personil Polsek Tabanan. Jangan sekali-sekali untuk ikut terlibat bermain atau mencoba barang haram tersebut. Karena sanksinya tegas secara bila melanggar akan diberikan tindakan tegas sesuai aturan di institusi Polri.
"Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkoba di institusi ini. Jika ada yang terbukti positif. Mereka akan menjalani proses hukum dan disipliner sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita