Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Proyek Wifi di Tabanan Menarget 460 Titik, Baru Terpasang 250 Titik, Ini Kendalanya

Juliadi Radar Bali • Selasa, 28 Oktober 2025 | 19:08 WIB

 

ilustrasi jaringan wifi-dok. Jawa Pos.com
ilustrasi jaringan wifi-dok. Jawa Pos.com

Radar Bali - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Tabanan telah menargetkan sebanyak 460 titik pemasangan internet gratis dilakukan diseluruh 133 desa di Tabanan pada tahun 2025. 

Meski demikian, sampai dengan bulan Oktober ini ternyata masih banyak dari wilayah pedesaan yang mengalami blank spot belum tersentuh program wifi gratis dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Kondisi seperti ini disampaikan secara langsung oleh Sekertaris Desa Mundeh Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Gusti Ngurah Kade Giri Ariawan dalam forum konsultasi publik yang dilaksanakan oleh Diskoinfo Tabanan, Senin kemarin (27/10/2025). 

Ia mengatakan semestinya pemasangan wifi gratis dimulai pada wilayah pedesaan. Bukan perkotaan, karena wilayah pedesaan masih kesulitan dengan akses jaringan internet. Apalagi wilayahnya dengan kondisi blank spot. 

Sehingga dalam pemasangan wifi gratis ini pihaknya menyarankan wilayah pelosok pedesaan yang diutamakan ketimbang perkotaan. 

"Kami pedesaan memang butuh internet untuk  melaksanakan pelayanan dan input data lebih cepat. Karena ini pula untuk menginput data desa presisi yang kini sedang dikerjakan Diskominfo Tabanan," ungkapnya. 

Untuk pemasangan wifi gratis di desanya sampai saat ini belum terpasang, kendati sudah terprogram oleh Diskominfo. "Kami mohon internet gratis ini bisa terpasang lebih cepat. Jujur saja kami kesulitan dengan jaringan internet khusus di pedesaan," jelasnya. 

Apa yang menjadi keluhan soal jaringan internet di desa ini ditanggapi secara langsung oleh Sekretaris Diskominfo Tabanan I Gusti Putu Winiantara atau yang akrab disapa Anom yang juga hadir dalam forum konsultasi publik. 

Ia mengatakan target sebanyak 460 titik wifi gratis terpasang dimasing-masing desa sejatinya rampung pada bulan November mendatang. Karena satu desa akan mendapat pemasangan wifi gratis untuk dua untuk desa dinas, obyek wisata yang ada di desa ditambah dengan puskesmas. 

Dimana dalam pelaksanaan pemasangan wifi gratis ini dimulai dari tiga area. Yakni untuk area timur dimulai dari wilayah Kediri. Kemudian area barat dengan dimulai dari wilayah Selemadeg dan area utara mulai dari wilayah Kecamatan penebel. 

"Pada saat ini dari total 460 titik target pemasangan wifi gratis. Yang sudah terpasang atau baru aktif dan bisa diakses sekitar 250 titik. Jadi hampir separo atau setengah dari target yang ditentukan," ungkapnya. 

Sementara untuk Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Baret yang belum terpasang wifi gratis. Pihaknya di Diskominfo Tabanan memohon maaf. "Tetapi mudah-mudahan dalam waktu dekat. Minggu depan kami bisa memasang wifi gratis di lokasi desa itu," ujar Anom. 

Ia menambahkan program wifi gratis Pemkab Tabanan ini sebenarnya penetrasi pada daerah-daerah blank spot pedesaan hanya saja pada kenyataannya pada wilayah-wilayah seperti Desa Mundeh Kauh, Gadung Sari dan beberapa wilayah Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat sampai saat ini masih dalam proses pemasangan. 

Nah dalam proses pemasangan ini pihaknya mengalami kendala teknis di lapangan. Salah satunya tim harus melakukan penarikan kabel jaringan yang cukup panjang mengingat kondisi medan di desa. Belum lagi faktor kondisi lainnya seperti cuaca. 

"Tapi kami pastikan pemasangan wifi gratis ini clear semua di bulan November seperti target diawal. Khususnya pada wilayah pedesaan," pungkasnya.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #wifi